Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa program parkir berlangganan tetap berjalan sesuai ketentuan, yakni tanpa adanya pungutan tambahan bagi masyarakat yang telah terdaftar sebagai pengguna.
Hal itu dilakukan menyusul banyaknya postingan di media sosial soal keluhan yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan penarikan tarif parkir di lapangan.
Pemerintah memastikan hingga saat ini belum ditemukan bukti valid yang menguatkan adanya pelanggaran tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Lumajang, Rasmin, menjelaskan informasi yang beredar kemungkinan belum sepenuhnya utuh. Berdasarkan hasil pemantauan sementara, pihaknya belum menemukan adanya praktik penarikan biaya oleh juru parkir terhadap pengguna parkir berlangganan.
“Jadi, ini mungkin ada informasi yang belum utuh. Kami belum menemukan bukti bahwa juru parkir memungut biaya dari pengguna yang sudah berlangganan,” kata dia, Jumat (27/3/2026).
Meski demikian, Dinas Perhubungan tidak menutup kemungkinan adanya kejadian di lapangan yang belum terdokumentasi atau belum dilaporkan secara lengkap.
Oleh karena itu, proses verifikasi terus dilakukan guna memastikan setiap informasi yang beredar benar-benar akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan hingga Maret 2026, jumlah pengguna program ini menunjukkan angka yang cukup signifikan. Tercatat sebanyak 30.143 unit sepeda motor, 4.545 mobil kecil, serta 792 mobil besar telah terdaftar dalam program parkir berlangganan.
“Kami akan bertindak tegas jika ada pelanggaran. Karena itu, kami juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan laporan yang disertai bukti agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Rasmin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam memberikan laporan yang akurat sangat membantu pemerintah dalam menjaga ketertiban di lapangan.
“Jika memang ada kejadian, silakan didokumentasikan agar kami bisa menindaklanjuti secara cepat dan tepat,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan