Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 28 Mei 2025 10:13 WIB ·

Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan


 Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan Perbesar

Seekor sapi jenis Simental dari Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Lumajang, berhasil menarik perhatian nasional. Sapi jantan dengan bobot hampir 900 kilogram ini resmi dipilih sebagai hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 2025.

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menyampaikan bahwa sapi tersebut akan diserahkan ke Masjid Agung Anas Mahfud, pusat kegiatan umat di Alun-Alun Lumajang. Presiden Prabowo sendiri memberikan arahan agar sapi kurban berasal dari daerah dengan bobot terbaik sebagai bentuk penghargaan terhadap peternak lokal.

“Kami sudah minta Dinas Pertanian untuk mengawal kondisi sapi ini. Sekarang bobotnya 880 kilogram. Target kami bisa mencapai 900 kg saat hari H,” kata Bunda Indah saat meninjau langsung ke lokasi kandang.

Proses Seleksi Langsung dari Istana

Peternak sekaligus Kepala Desa Dawuhan Lor, Andi Rohman, mengungkapkan bahwa pihak Sekretariat Presiden menyeleksi sapi secara langsung melalui video call. Mereka meminta dokumen resmi seperti KTP dan NPWP sebagai bagian dari prosedur pembelian.

“Harga bukan segalanya. Tapi kepercayaan Presiden memilih sapi dari desa kami itu yang membanggakan,” ujarnya.

Andi telah merawat sapi tersebut selama lebih dari tiga tahun. Ia memberi pakan kombinasi khusus seperti gambleng, sentrat, jerami, dan rumput segar. Vaksinasi juga rutin dilakukan untuk menjaga kondisi sapi tetap prima.

Peternakan Rakyat Naik Kelas

Pemilihan sapi dari Lumajang membuktikan bahwa peternak desa mampu bersaing secara nasional. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendorong pengembangan ekonomi desa berbasis peternakan rakyat.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peternak lainnya. Dengan manajemen yang baik, sapi lokal bisa bersaing dengan kualitas terbaik nasional.

“Ini bukti kalau desa bisa berkontribusi besar, bahkan hingga ke istana negara,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gunung Semeru Tetap Siaga Level III, Teramati 6 Letusan Hari Ini

20 Februari 2026 - 14:46 WIB

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional