Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 28 Mei 2025 10:13 WIB ·

Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan


 Sapi Lokal Lumajang Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo, Bukti Kualitas Peternakan Daerah yang Membanggakan Perbesar

Seekor sapi jenis Simental dari Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Lumajang, berhasil menarik perhatian nasional. Sapi jantan dengan bobot hampir 900 kilogram ini resmi dipilih sebagai hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 2025.

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menyampaikan bahwa sapi tersebut akan diserahkan ke Masjid Agung Anas Mahfud, pusat kegiatan umat di Alun-Alun Lumajang. Presiden Prabowo sendiri memberikan arahan agar sapi kurban berasal dari daerah dengan bobot terbaik sebagai bentuk penghargaan terhadap peternak lokal.

“Kami sudah minta Dinas Pertanian untuk mengawal kondisi sapi ini. Sekarang bobotnya 880 kilogram. Target kami bisa mencapai 900 kg saat hari H,” kata Bunda Indah saat meninjau langsung ke lokasi kandang.

Proses Seleksi Langsung dari Istana

Peternak sekaligus Kepala Desa Dawuhan Lor, Andi Rohman, mengungkapkan bahwa pihak Sekretariat Presiden menyeleksi sapi secara langsung melalui video call. Mereka meminta dokumen resmi seperti KTP dan NPWP sebagai bagian dari prosedur pembelian.

“Harga bukan segalanya. Tapi kepercayaan Presiden memilih sapi dari desa kami itu yang membanggakan,” ujarnya.

Andi telah merawat sapi tersebut selama lebih dari tiga tahun. Ia memberi pakan kombinasi khusus seperti gambleng, sentrat, jerami, dan rumput segar. Vaksinasi juga rutin dilakukan untuk menjaga kondisi sapi tetap prima.

Peternakan Rakyat Naik Kelas

Pemilihan sapi dari Lumajang membuktikan bahwa peternak desa mampu bersaing secara nasional. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendorong pengembangan ekonomi desa berbasis peternakan rakyat.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peternak lainnya. Dengan manajemen yang baik, sapi lokal bisa bersaing dengan kualitas terbaik nasional.

“Ini bukti kalau desa bisa berkontribusi besar, bahkan hingga ke istana negara,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Trending di Nasional