Surabaya-Sidoarjo Bakal Terkoneksi KRL Modern, Dapat Suntikan Dana Rp 4,1 Triliun dari Jerman - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

International · 16 Sep 2025 11:57 WIB ·

Surabaya-Sidoarjo Bakal Terkoneksi KRL Modern, Dapat Suntikan Dana Rp 4,1 Triliun dari Jerman


 Surabaya-Sidoarjo Bakal Terkoneksi KRL Modern, Dapat Suntikan Dana Rp 4,1 Triliun dari Jerman Perbesar

Surabaya, – Proyek modernisasi transportasi massal di Jawa Timur memasuki babak baru. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan akan membangun jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur Surabaya-Sidoarjo sepanjang 27 kilometer melalui proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL).

Menariknya, proyek strategis ini akan didanai melalui pinjaman luar negeri dari Bank Pembangunan Jerman atau KfW (Kreditanstalt für Wiederaufbau). Total dana yang dikucurkan mencapai US$ 250 juta atau setara dengan Rp 4,1 triliun (dengan kurs Rp 16.400 per dolar AS).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Arif Anwar, menjelaskan pinjaman dari KfW ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar, bukan operasional. Artinya, dana akan digunakan untuk membangun jalur ganda (double track) dan pemasangan sistem elektrifikasi berupa Listrik Aliran Atas (LAA).

Baca juga: 6.000 ASN dan Ribuan RT/RW Bergerak, Surabaya Bangun Sistem Keamanan Kolektif

“US$ 250 juta, semua dari Jerman. Itu untuk pembangunan double track elektrifikasi. Kalau untuk pola operasinya nanti akan dibahas lebih lanjut,” ungkap Arif, Selasa (1//9/25).

Proyek ini akan dibangun di atas jalur kereta eksisting yang saat ini masih menggunakan jalur tunggal. Rute SRRL nantinya akan menghubungkan kawasan Pasar Turi (Surabaya), Sidoarjo, dan Gresik, yang merupakan wilayah vital dalam sistem transportasi perkotaan di Jawa Timur.

Meskipun jalur penuh dirancang menghubungkan tiga kota atau kabupaten, tahap pertama proyek hanya mencakup Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Sidoarjo. Hal ini disesuaikan dengan skema pendanaan awal yang telah disepakati dalam loan agreement dengan pihak KfW.

Baca juga: TNBTS Tak Main-Main, Pandu Wisata Disanksi 5 Tahun Usai Bawa Rombongan Tanpa Tiket ke Ranu Kumbolo

“Untuk fase satu yang kita sudah mendapatkan loan-nya ini, dimulai dari Gubeng sampai Sidoarjo,” jelas Arif.

Proyek SRRL bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga simbol modernisasi sistem transportasi perkotaan di Indonesia, khususnya di wilayah Gerbangkertosusila. Kehadiran KRL ini diharapkan menjadi solusi atas tingginya mobilitas masyarakat dan kepadatan lalu lintas di kawasan Surabaya Raya.

Selain itu, pendanaan dari KfW mencerminkan kepercayaan internasional terhadap proyek infrastruktur di Indonesia. Kerja sama bilateral ini menjadi bagian dari dukungan global terhadap pembangunan transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kami menyambut baik dukungan dari pemerintah Jerman melalui KfW. Ini menunjukkan bahwa proyek-proyek transportasi kita mampu menarik perhatian dan kepercayaan internasional,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

WNA Bisa Berpindah Antarwilayah, Imigrasi Minta Penginapan Lumajang Tak Lewatkan Pelaporan

28 September 2026 - 10:45 WIB

18 WNA Tercatat Tinggal di Lumajang, Imigrasi Sebut Jumlah Wisatawan Asing Sulit Dipastikan

28 September 2026 - 09:52 WIB

Hampir 400 Pekerja Lumajang Berangkat Prosedural ke Luar Negeri, Taiwan Jadi Tujuan Favorit

18 September 2026 - 15:34 WIB

Disabilitas Lampaui Batas, Ria Yulianti Bawa Harapan Lumajang ke Asian Para Games

13 September 2026 - 12:15 WIB

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama

11 September 2026 - 10:29 WIB

Jumlah PMI Urus Compound di Malaysia Meningkat, 10-20 Orang Datang Setiap Hari

4 September 2026 - 20:52 WIB

Trending di International