Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 31 Okt 2025 14:46 WIB ·

Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam


 Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam Perbesar

Lumajang, – Air datang begitu cepat, kami panik, kata Agus, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, yang rumahnya terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa.

Hujan deras yang mengguyur Lumajang sejak Kamis malam (30/10/2025) mengubah suasana tenang menjadi kepanikan saat sungai di kawasan itu meluap tanpa peringatan.

Sekitar pukul 22.30 WIB, sebagian warga Rojopolo yang sudah terlelap mendadak terbangun oleh suara gemuruh air. Dalam hitungan menit, halaman rumah berubah menjadi kolam, dan air terus merambat ke dalam rumah.

Baca juga:Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Perlindungan Sosial bagi Petani Melalui Santunan Kematian

“Kami sempat pikir hanya hujan biasa, tapi tiba-tiba air masuk dari belakang rumah. Anak-anak langsung saya gendong, barang-barang sudah tidak sempat diangkat,” tutur Agus sambil menatap ruang tamunya yang kini dipenuhi lumpur, Jumat (31/10/2025).

Di tengah gelap malam dan derasnya hujan, warga berusaha menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi. Beberapa memilih berlindung di mushala, sebagian lainnya naik ke lantai dua rumah tetangga yang lebih tinggi.

Baca juga:Bupati Lumajang Gerakkan Program Kejar Paket untuk 48 Ribu Warga Tak Tamat SD

“Listrik mati, gelap, cuma suara air dan orang-orang yang teriak minta tolong,” kata Siti Rahma, warga lainnya yang turut dievakuasi bersama dua anaknya.

Banjir kali ini disebut warga sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir. Di Desa Rojopolo saja, 1.185 rumah dilaporkan terendam, sementara 40 rumah lainnya terdampak di Desa Kaliboto Kidul yang berada di wilayah sekitar.

Genangan air mencapai ketinggian hingga satu meter, merendam perabotan, kasur, pakaian, dan barang berharga.

Saat banjir mulai surut pada Jumat pagi, pemandangan yang tersisa membuat hati terenyuh. Warga sibuk membersihkan lumpur tebal di lantai rumah, menjemur pakaian, dan menghitung kerugian.

Menanggapi bencana ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi sejak Jumat dini hari. Petugas bersama relawan fokus membantu proses evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan distribusi bantuan darurat.

“Kami masih memantau perkembangan di lapangan. Fokus kami memastikan keselamatan warga serta menyalurkan bantuan seperti air bersih, makanan siap saji, dan selimut,” kata Tanto Agustian, Komandan Regu TRC BPBD Lumajang.

Selain membuka posko darurat di Balai Desa Rojopolo, BPBD juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi banjir susulan, karena BMKG memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah