LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong tata kelola sektor pertambangan yang tertib dan bertanggung jawab. Dalam upaya tersebut, pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan para pelaku usaha.
Komitmen ini ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Pengusaha Stockpile Kabupaten Lumajang di Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir, Kamis (5/3/2026).
Kolaborasi Jadi Kunci Penataan Tambang
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha. Melalui forum ini, semua pihak memperkuat komitmen untuk menciptakan aktivitas pertambangan yang tertib administrasi.
Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan mendorong kontribusi positif sektor tambang terhadap pembangunan daerah.
Penyerahan Izin sebagai Apresiasi
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah menyerahkan dokumen perizinan secara simbolis kepada delapan perusahaan stockpile. Langkah ini sekaligus menunjukkan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah menyelesaikan proses administrasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha stockpile di Lumajang yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung tata kelola pertambangan dengan taat administrasi,” ujarnya.
Kepatuhan Jadi Fondasi Usaha
Menurut Bunda Indah, kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat. Oleh karena itu, setiap pelaku usaha harus menjalankan kegiatan sesuai aturan yang berlaku.
“Pertambangan harus dikelola secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Penataan untuk Ketertiban dan Kenyamanan
Di sisi lain, pemerintah daerah akan terus melakukan penataan aktivitas pertambangan dan distribusi material. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat.
“Penataan ini memastikan aktivitas ekonomi berjalan baik sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Harapan untuk Tambang yang Berkelanjutan
Pada akhirnya, Bunda Indah berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dapat menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Dengan kolaborasi tersebut, sektor pertambangan pasir di Lumajang diharapkan berkembang secara tertib, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan