Jember, – Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi PDI Perjuangan, Edi Cahyo Purnomo, mengkritik kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Jember terkait tingginya angka pengangguran di wilayahnya.
Hal itu disampaikan saat reses masa sidang ketiga di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, pada Selasa, 2 Desember 2025.
Dalam dialog bersama warga, Ipung, sapaan akrab Edi Cahyo Purnomo, menyoroti kondisi pengangguran yang masih cukup tinggi di Pakusari. Menurutnya, Pemda perlu memberikan perhatian serius dan menyusun langkah konkret untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
“Di wilayah Pakusari ini angka penganggurannya memang cukup besar. Karena itu, kami menekankan agar Pemda benar-benar fokus mencari solusi pembukaan lapangan kerja,” kata Ipung.
Selain itu, legislator PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang matang sejak awal tahun sangat penting. Dengan begitu, proyek pembangunan dapat dimulai lebih cepat, terutama pada Triwulan I dan II, sehingga serapan tenaga kerja, khususnya pekerja harian, meningkat.
Ipung juga menyoroti potensi sektor pertanian dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Menurutnya, kedua sektor ini dapat menyerap banyak tenaga kerja sekaligus menarik investasi ke Kabupaten Jember.
“Mayoritas warga Desa Bedadung bekerja sebagai petani. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan