Jember, – Anggota DPRD Jember dari PDI Perjuangan, Candra Ary Fianto, menyoroti lemahnya dukungan pemerintah daerah terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Padahal, menurutnya, UMKM merupakan pilar ekonomi yang tahan banting dan mampu menopang masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.
Candra menegaskan, tanpa perlindungan hukum yang kuat dan akses permodalan yang memadai, UMKM berisiko gagal berkembang. Ia juga menekankan pentingnya jaringan pemasaran bagi pelaku usaha kecil agar produk lokal bisa bersaing di tingkat daerah maupun nasional.
Hal itu disampaikan Candra dalam reses Masa Sidang III DPRD Jember di Kecamatan Kalisat, Rabu (3/12/2025) malam.
“UMKM terbukti tetap bertahan dalam kondisi ekonomi apa pun. Pemerintah daerah wajib hadir memberikan dukungan penuh, bukan sekadar retorika,” tegasnya.
Ia menambahkan, Jember memiliki potensi besar dengan puluhan ribu pelaku UMKM, tetapi jika pemerintah tidak serius mendorong regulasi dan fasilitas yang memadai, potensi ini justru bisa terbuang percuma.
“Perda UMKM menjadi instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum, pelatihan, akses permodalan, dan penguatan jaringan pemasaran,” katanya.
Tinggalkan Balasan