Malang, – Demi keselamatan wisatawan dan sopir, ratusan jip wisata Gunung Bromo di Kabupaten Malang kini resmi berasuransi. Pelaksanaan ramp check oleh Kepolisian Resor (Polres) Malang bersama Dinas Perhubungan memastikan setiap kendaraan laik jalan, termasuk pengecekan lampu utama, lampu sein, rem, dan komponen vital lainnya.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polres Malang, Ipda Umar Kiswoyo, menjelaskan bahwa sebanyak 298 unit jip wisata telah mengikuti prosedur ramp check dan mendapatkan asuransi keselamatan.
“Yang 298 sudah berasuransi, sudah di ramp check. Jadi begitu selesai dicek dan kalau ada kekurangan akan diinformasikan oleh Dinas Perhubungan untuk dipenuhi dulu, setelahnya baru beli asuransi,” katanya, Minggu (14/12/2025).
Asuransi bagi jip wisata Gunung Bromo ini merupakan solusi dari Pemerintah Kabupaten Malang bekerja sama dengan Polres Malang. Jalur wisata Gunung Bromo dikenal rawan kecelakaan, sehingga jaminan keselamatan bagi sopir dan wisatawan menjadi prioritas utama.
“Untuk di pelat kuningkan (angkutan umum) tidak bisa, akhirnya kami menggandeng Jasa Raharja Putra di luar yang STNK, satu seat Rp36 ribu satu tahun,” ujar Umar.
Dengan sistem premi per kursi ini, setiap penumpang yang menaiki jip wisata mendapat perlindungan asuransi.
Ramp check dilakukan secara rutin untuk memastikan setiap kendaraan tetap dalam kondisi prima. Pemeriksaan melibatkan tim gabungan antara Satuan Lalu Lintas Polres Malang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang.
Bila ada kendaraan yang dinilai kurang memenuhi syarat laik, sopir akan diberikan informasi untuk segera melakukan perbaikan.
“Pelaksanaan ramp check ini sangat penting agar wisata yang mengedepankan keselamatan tetap terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, ramp check lanjutan juga akan digelar menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna memastikan seluruh kendaraan siap menghadapi lonjakan wisatawan.
Menurut Umar, program ini tidak hanya fokus pada perlindungan saat terjadi kecelakaan, tetapi juga mendorong kesadaran sopir untuk menjaga kendaraan agar selalu dalam kondisi aman. “Maksud kami agar berwisata yang mengedepankan keselamatan,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan