Wisata Berujung Duka, Bus Nakes dari Jember Alami Kecelakaan di Probolinggo, 8 Orang Tewas - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 14 Sep 2025 18:11 WIB ·

Wisata Berujung Duka, Bus Nakes dari Jember Alami Kecelakaan di Probolinggo, 8 Orang Tewas


 Wisata Berujung Duka, Bus Nakes dari Jember Alami Kecelakaan di Probolinggo, 8 Orang Tewas Perbesar

Probolinggo, – Apa yang seharusnya menjadi perjalanan santai selepas rekreasi di kawasan wisata Gunung Bromo berubah menjadi mimpi buruk yang mengguncang nurani.

Sebuah bus pariwisata Inds88Trans yang mengangkut rombongan tenaga kesehatan (nakes) dari RS Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan tragis di Jalan Raya Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/25) siang.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.45 WIB itu diduga kuat disebabkan oleh rem blong. Bus berwarna merah tersebut tampak melaju tidak beraturan sebelum akhirnya menabrak rumah warga yang berada di seberang jalur.

Baca juga: Kerusuhan 2 Hari di Surabaya Rugikan Negara Rp4 Miliar

Seorang saksi mata, Saiful, yang berada di sekitar lokasi kejadian, menyebutkan bahwa kendaraan sempat oleng beberapa kali sebelum menghantam bangunan dengan keras.

“Bus-nya sudah terlihat tidak stabil sejak beberapa meter sebelum lokasi. Seperti susah dikendalikan. Tiba-tiba langsung menghantam rumah di seberang,” ungkap Saiful.

Baca juga: Mahasiswa Tuntut Reformasi Parpol, DPRD Jember: Ini Momentum Perbaikan Politik

Data terbaru dari RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo, mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas akibat insiden ini bertambah dari enam menjadi delapan orang.

Informasi ini disampaikan oleh petugas kamar jenazah, Wasis, yang menyatakan bahwa dua korban tambahan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.

“Betul, sekarang total korban meninggal sudah delapan orang. Satu di antaranya belum bisa kami identifikasi secara lengkap,” kata Wasis.

Ia juga membenarkan bahwa seluruh korban merupakan bagian dari rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat Jember yang dalam perjalanan pulang usai berwisata ke Gunung Bromo.

Namun, informasi rinci mengenai jumlah korban luka-luka belum dapat dipastikan karena sebagian besar sedang dalam penanganan intensif di beberapa rumah sakit.

Rombongan nakes ini diketahui baru saja menyelesaikan kegiatan wisata dan dalam perjalanan kembali ke Jember. Jalan Raya Boto yang menjadi rute pulang memang dikenal memiliki kontur menurun dan berkelok, sehingga menjadi jalur yang rawan bagi kendaraan besar, terlebih jika dalam kondisi teknis yang tidak prima.

Ironisnya, kegiatan yang semestinya menjadi pelepas penat bagi para nakes setelah menjalani rutinitas kerja di rumah sakit, justru berakhir dengan tragedi.

Duka pun menyelimuti pihak keluarga, rekan kerja, hingga masyarakat Jember yang kehilangan sosok-sosok tenaga medis yang selama ini berada di garis depan pelayanan kesehatan.

Peristiwa kembali membuka luka lama terkait lemahnya pengawasan dan standar keselamatan armada pariwisata, khususnya bus-bus yang mengangkut rombongan dari instansi atau komunitas.

Artikel ini telah dibaca 261 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah