Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 17 Agu 2025 16:48 WIB ·

Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal


 Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal Perbesar

Lumajang, – Di balik alam asri Kecamatan Kedungjajang, tersimpan potensi wisata sejarah yang mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.

Sumber Merutu, sebuah sumber mata air yang dikelola secara tradisional oleh BUMDes, kini tengah diupayakan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik secara alam, tetapi juga kaya nilai historis.

Camat Kedungjajang, Samsul Nurul Huda, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa Sumber Merutu dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai lokasi pemandian selir-selir Arya Wiraraja, salah satu tokoh penting dalam sejarah kerajaan di Nusantara.

“Dari cerita-cerita masyarakat, Sumber Merutu ini dulunya merupakan tempat pemandian para selir Arya Wiraraja. Cerita rakyat ini jadi modal awal yang ingin kami dalami dan kuatkan melalui riset sejarah,” ungkapnya, Minggu (17/8/25).

Baca juga: Camat Kedungjajang Dorong Riset Sejarah dan Penetapan Cagar Budaya Lokal

Namun, menurut Samsul, pengembangan potensi wisata ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Tahap awal yang sedang difokuskan adalah penataan legalitas aset, terutama terkait status kepemilikan lahan dan pengelolaan sumber daya alam di sekitar lokasi.

“Yang paling utama saat ini adalah memastikan Sumber Merutu sudah clear and clean dari sisi aset. Kalau status kepemilikannya sudah jelas, maka kita bisa lebih leluasa memikirkan skema pendanaan, baik melalui dana desa, investor swasta, bahkan dukungan APBN,” tambahnya.

Baca juga: Rayakan HUT RI ke-80, Surabaya Tawarkan Tarif Parkir Rp 80 di Titik Strategis

Pemerintah Kecamatan Kedungjajang juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari OPD terkait, komunitas sejarah, akademisi, hingga sektor swasta untuk menggali nilai historis dan potensi ekonomi Sumber Merutu.

Selain daya tarik sejarah, keindahan alam Sumber Merutu juga menjadi kekuatan tersendiri. Air yang jernih, nuansa alami, dan suasana pedesaan menjadikan lokasi ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai ekowisata dan wisata edukatif berbasis sejarah.

“Kami ingin agar Sumber Merutu bukan hanya jadi tempat selfie, tapi juga menjadi ruang edukasi budaya. Jika nanti terbukti secara akademis ada nilai sejarah tinggi, maka akan kita arahkan juga ke arah pelestarian sebagai bagian dari warisan budaya,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah