40 Letusan Tercatat, Semeru Kembali Lepaskan Awan Panas Guguran - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 15 Jan 2026 19:03 WIB ·

40 Letusan Tercatat, Semeru Kembali Lepaskan Awan Panas Guguran


 40 Letusan Tercatat, Semeru Kembali Lepaskan Awan Panas Guguran Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi. Dalam periode pengamatan selama enam jam, Kamis (15/1/2026), tercatat sebanyak 40 kali gempa letusan serta satu kejadian awan panas guguran dengan durasi mencapai 2.500 detik.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, pemantauan dilakukan mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Secara visual, aktivitas erupsi tidak teramati karena puncak Gunung Semeru tertutup kabut.

Meski demikian, aktivitas vulkanik masih terdeteksi jelas melalui rekaman seismograf.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyebutkan gempa letusan yang tercatat memiliki amplitudo antara 10 hingga 22 milimeter dengan durasi 94 hingga 139 detik.

“Selain gempa letusan, terdeteksi satu kali gempa awan panas guguran, satu gempa guguran, serta satu gempa hembusan,” kata Liswanto, dalam laporan tertulisnya.

Kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru terpantau berawan hingga mendung dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 25 derajat Celsius. Angin bertiup lemah ke arah timur laut.

Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak, serta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah guna menghindari potensi bahaya lontaran batu pijar.

Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan dan anak-anak sungainya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Motor Macet Akibat Lahar Semeru, Warga Lumajang Gotong-Royong Selamatkan Kendaraan

17 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Nasional