Hujan Deras Picu Longsor, Mobil Dinas Diskominfo Jember Terjun ke Sungai - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Jan 2026 08:19 WIB ·

Hujan Deras Picu Longsor, Mobil Dinas Diskominfo Jember Terjun ke Sungai


 Hujan Deras Picu Longsor, Mobil Dinas Diskominfo Jember Terjun ke Sungai Perbesar

Jember, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, memicu tanah longsor di sekitar Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat, Rabu malam. Akibat longsor tersebut, sebuah mobil dinas milik Diskominfo Jember terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter.

Mobil Toyota Innova bernomor polisi P-1273-GP yang digunakan oleh Kepala Diskominfo Jember, Regar Jeane, awalnya terparkir di tepi pagar pembatas area parkir. Namun, tanah yang labil akibat hujan deras menyebabkan tembok pembatas ambrol dan menyeret mobil tersebut jatuh ke bawah.

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, mengatakan hujan deras menjadi salah satu faktor utama terjadinya longsor. Selain itu, usia tembok pembatas yang sudah cukup lama juga diduga mempengaruhi kekuatan struktur bangunan.

“Hujan deras yang mengguyur Jember membuat tanah di sekitar tembok pembatas menjadi labil. Tembok itu dibangun sekitar tahun 2004–2005, sehingga penyebab pastinya masih menunggu hasil asesmen,” kata Edi, Kamis (22/1/2026).

BPBD Jember bersama sejumlah pihak langsung melakukan upaya penanganan dengan mengevakuasi mobil dinas tersebut. Proses evakuasi melibatkan komunitas Jeep serta relawan untuk menarik kendaraan dari dasar sungai ke atas.

“Setelah mobil berhasil dievakuasi, kami akan memasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat ke sekitar lokasi karena masih terdapat retakan tanah yang berpotensi longsor,” ujarnya.

Edi menambahkan, Tim Jitupasna BPBD Jember masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab longsor tembok pembatas di sekitar Gedung Serbaguna tersebut. Hasil asesmen akan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai.

Sementara itu, Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto, menyebutkan bahwa tim relawan turut membantu proses evakuasi. Ia menjelaskan, sebelum longsor terjadi, petugas sempat mendengar suara retakan dari arah tembok pembatas.

“Awalnya dikira suara lemparan batu dari orang iseng, tetapi setelah dicek ternyata suara retakan yang kemudian menyebabkan tembok pembatas ambrol,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah