Status Siaga, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan Usai Guguran Semeru Capai 1,5 Km - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 25 Jan 2026 09:44 WIB ·

Status Siaga, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan Usai Guguran Semeru Capai 1,5 Km


 Status Siaga, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan Usai Guguran Semeru Capai 1,5 Km Perbesar

Lumajang, – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan terjadinya dua kali guguran dengan jarak luncur mencapai 1.000–1.500 meter ke arah Besuk Kobokan pada periode pengamatan 25 Januari 2026 pukul 00.00–06.00 WIB.

“Selain guguran, tercatat delapan kali letusan asap berwarna putih hingga kelabu dengan tinggi kolom sekitar 500–800 meter ke arah timur laut,” katanya, Minggu (25/1/2026).

Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis, sementara asap kawah tidak teramati secara menetap.

“Dari hasil pengamatan kegempaan, aktivitas didominasi 20 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm dan durasi hingga 196 detik. Selain itu, teramati 9 kali gempa hembusan serta 1 gempa tektonik jauh,” ungkapnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak, serta menghindari radius 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer.

Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru dan tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional