Lumajang Punya Paket Lengkap Wisata, Pantai, Gunung, Air Terjun hingga Kuliner - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pariwisata · 27 Jan 2026 15:51 WIB ·

Lumajang Punya Paket Lengkap Wisata, Pantai, Gunung, Air Terjun hingga Kuliner


 Lumajang Punya Paket Lengkap Wisata, Pantai, Gunung, Air Terjun hingga Kuliner Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang dinilai memiliki paket wisata yang lengkap dan beragam, mulai dari wisata pantai, gunung, danau, air terjun, hingga kuliner dan ekonomi kreatif.

Potensi tersebut menjadikan Lumajang sebagai salah satu daerah dengan kekayaan alam yang sangat kompetitif di Jawa Timur.

Secara geografis, Lumajang memiliki garis pantai sepanjang sekitar 71 kilometer yang membentang melintasi lima kecamatan, dari Yosowilangun hingga Tempursari.

Sepanjang kawasan pesisir tersebut terdapat sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.

Tidak hanya pantai, Lumajang juga dikenal memiliki tiga gunung berapi, di antaranya Gunung Semeru, Gunung Bromo, dan Gunung Lemongan.

Bahkan, kawasan Gunung Lemongan saat ini diproyeksikan untuk dikembangkan sebagai geopark, yang dinilai mampu memperkuat daya tarik wisata berbasis edukasi dan konservasi.

Selain itu, Lumajang juga memiliki banyak danau dan puluhan air terjun yang tersebar dari wilayah pegunungan hingga dataran rendah.

Salah satu potensi yang tengah dieksplorasi adalah air terjun di kawasan Senduro, yang ke depan diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru dan ikon pariwisata Lumajang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Astiadi, menyebutkan bahwa kekayaan alam tersebut merupakan modal besar untuk mengembangkan pariwisata daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa potensi tersebut harus diiringi dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi lintas sektor.

“Pariwisata itu multisektor. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media harus memiliki satu persepsi untuk memajukan pariwisata Lumajang,” katanya, Selasa (27/1/2026).

Selain objek wisata alam, sektor kuliner dan ekonomi kreatif juga menjadi peluang besar yang masih perlu dikemas secara lebih optimal.

“Selama ini, wisatawan cenderung mengunjungi destinasi favorit seperti Tumpak Sewu, kawasan Semeru, hingga Bromo,” jelasnya.

Namun setelah itu, masih banyak wisatawan yang belum mendapatkan informasi memadai terkait kuliner khas dan produk kreatif di pusat kota Lumajang.

“Kita punya banyak kuliner yang luar biasa, baik tradisional maupun modern. Tantangannya adalah bagaimana mengemas, menyajikan, dan mempromosikannya agar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Kaki Gunung Semeru, Sumber Telu Menyimpan Cerita Air, Salak, dan Tradisi Warga

13 September 2026 - 10:12 WIB

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama

11 September 2026 - 10:29 WIB

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu

20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata