Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 3 Feb 2026 13:33 WIB ·

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut


 Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut Perbesar

Lumajang, – Petugas terus berpacu dengan waktu dalam memperbaiki tanggul Sungai Regoyo yang jebol akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru. Proses perbaikan dilakukan di tengah ancaman banjir lahar susulan yang sewaktu-waktu dapat kembali menerjang kawasan tersebut.

Sebanyak empat unit alat berat milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Jawa Timur–Bali dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas diterjunkan ke Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kabupaten Lumajang, untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur.

Fokus utama pekerjaan saat ini adalah penutupan tanggul yang jebol di bagian hulu sungai, selain normalisasi alur sungai guna mengurangi risiko luapan lahar ke permukiman warga.

Kondisi geografis Sungai Regoyo yang berada di jalur aliran lahar Gunung Semeru membuat proses perbaikan memiliki tingkat risiko tinggi.

Petugas Pengawas TRC Tanggap Bencana BBWS Brantas, Agus Wintoro, mengungkapkan bahwa ancaman banjir lahar hujan masih menjadi tantangan terbesar di lapangan.

“Kami harus berpacu dengan waktu karena wilayah ini rawan kembali diterjang banjir lahar. Hal ini tentu berisiko terhadap proses penanganan tanggul,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Selain penanganan tanggul, petugas juga melakukan normalisasi sungai serta penimbunan dan pemadatan badan jalan yang rusak akibat tergerus banjir lahar. “Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan petugas,” tuturnya.

Kerusakan tanggul dan infrastruktur akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru berdampak langsung pada aktivitas dan mobilitas warga sekitar. Luapan material pasir dan batu sempat menutup akses jalan desa dan mengancam area permukiman warga di sekitarnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional