Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 3 Feb 2026 13:33 WIB ·

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut


 Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut Perbesar

Lumajang, – Petugas terus berpacu dengan waktu dalam memperbaiki tanggul Sungai Regoyo yang jebol akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru. Proses perbaikan dilakukan di tengah ancaman banjir lahar susulan yang sewaktu-waktu dapat kembali menerjang kawasan tersebut.

Sebanyak empat unit alat berat milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Jawa Timur–Bali dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas diterjunkan ke Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kabupaten Lumajang, untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur.

Fokus utama pekerjaan saat ini adalah penutupan tanggul yang jebol di bagian hulu sungai, selain normalisasi alur sungai guna mengurangi risiko luapan lahar ke permukiman warga.

Kondisi geografis Sungai Regoyo yang berada di jalur aliran lahar Gunung Semeru membuat proses perbaikan memiliki tingkat risiko tinggi.

Petugas Pengawas TRC Tanggap Bencana BBWS Brantas, Agus Wintoro, mengungkapkan bahwa ancaman banjir lahar hujan masih menjadi tantangan terbesar di lapangan.

“Kami harus berpacu dengan waktu karena wilayah ini rawan kembali diterjang banjir lahar. Hal ini tentu berisiko terhadap proses penanganan tanggul,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Selain penanganan tanggul, petugas juga melakukan normalisasi sungai serta penimbunan dan pemadatan badan jalan yang rusak akibat tergerus banjir lahar. “Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan petugas,” tuturnya.

Kerusakan tanggul dan infrastruktur akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru berdampak langsung pada aktivitas dan mobilitas warga sekitar. Luapan material pasir dan batu sempat menutup akses jalan desa dan mengancam area permukiman warga di sekitarnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Transjakarta Operasikan Sejumlah Rute hingga 23.59 WIB Selama Arus Balik Lebaran

22 Maret 2026 - 10:55 WIB

Rem Tangan Rusak hingga Kaca Pecah, Dua Bus AKAP Dinyatakan Tak Layak Jalan

19 Maret 2026 - 16:34 WIB

48 Masjid Ramah Pemudik Disiapkan di Banyuwangi, Fasilitas Lengkap 24 Jam

18 Maret 2026 - 13:29 WIB

Pengamanan Mudik Lebaran di Lumajang, Patroli Rumah Kosong hingga Pos Pelayanan Terpadu

13 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kesiapan Pemda Lumajang Saat Lebaran, Bupati Indah Standby Pantau Arus Mudik dan Pelayanan

13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Tanpa Libur, Petugas Pemkab Lumajang Siap Layani Masyarakat Saat Mudik

13 Maret 2026 - 09:17 WIB

Trending di Nasional