Harga Terjangkau, Tape Singkong Dua Jagoan Jadi Andalan Warga Desa Besuk - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 9 Feb 2026 13:52 WIB ·

Harga Terjangkau, Tape Singkong Dua Jagoan Jadi Andalan Warga Desa Besuk


 Harga Terjangkau, Tape Singkong Dua Jagoan Jadi Andalan Warga Desa Besuk Perbesar

Lumajang, – Dari sebuah dusun kecil di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, lahir produk tape singkong khas yang kini menjadi kebanggaan warga setempat. Tape singkong bermerek Dua Jagoan ini diproduksi menggunakan singkong asli Lumajang dan dijual dengan harga Rp 7 ribu per kemasan, sekaligus menjadi penopang ekonomi warga desa.

Produk tape singkong tersebut dibuat di Dusun Warkut, RT 020 RW 003, Desa Besuk, dengan mengandalkan bahan baku singkong hasil panen petani lokal. Proses produksinya masih dilakukan secara tradisional untuk menjaga cita rasa khas tape singkong Lumajang yang legit dan lembut.

Pemilik usaha tape singkong Dua Jagoan, Arin Milasih, mengatakan penggunaan bahan baku lokal menjadi komitmen utama dalam menjalankan usahanya. Menurut dia, selain menjaga kualitas produk, langkah tersebut juga bertujuan membantu perekonomian petani singkong di Lumajang.

“Ini asli Lumajang, bahan bakunya dari petani singkong Lumajang,” ujar Arin, Senin (9/2/2026).

Dengan harga jual yang terjangkau, Rp 7 ribu per kemasan, tape singkong Dua Jagoan mudah diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Produk ini tidak hanya dipasarkan di sekitar Desa Besuk, tetapi juga mulai dikenal oleh warga dari wilayah lain di Kabupaten Lumajang.

Keberadaan usaha tape singkong ini turut memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari penyediaan bahan baku hingga proses produksi dan pemasaran. Bagi masyarakat Dusun Warkut, tape singkong Dua Jagoan tidak sekadar menjadi produk kuliner tradisional, tetapi juga sumber penghasilan yang membantu menopang ekonomi keluarga.

Di tengah persaingan produk olahan modern, tape singkong Dua Jagoan menjadi bukti bahwa olahan tradisional berbasis potensi lokal masih memiliki daya saing. Dengan mengandalkan bahan baku singkong asli Lumajang dan harga yang terjangkau, produk ini diharapkan terus berkembang dan menjadi ikon kuliner desa di Kecamatan Tempeh.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Sapi Besar di Lumajang Tembus Rp 30 Juta per Ekor

21 Mei 2026 - 13:07 WIB

Harga Pertamina Dex Naik, Pengusaha Pasir Lumajang Kelimpungan

7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Ketika Gitar Tak Lagi Sekadar Alat Musik, Sentuhan Seni Bung Tiok Jadi Buruan Kolektor Dunia

3 Mei 2026 - 07:49 WIB

Berawal dari Botol Bekas, Arif Kini Panen 7 Kuintal Selada Setiap 40 Hari

23 April 2026 - 07:43 WIB

Halal Bihalal Kadin Lumajang–Sidoarjo, Pertanyakan Minimnya Kekompakan Pengusaha Lokal

11 April 2026 - 16:54 WIB

Tak Bisa Sajikan Teh Hangat, Pedagang Bakso di Lumajang Kehilangan Pelanggannya

10 April 2026 - 11:10 WIB

Trending di Bisnis