Lumajang, – Dari sebuah dusun kecil di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, lahir produk tape singkong khas yang kini menjadi kebanggaan warga setempat. Tape singkong bermerek Dua Jagoan ini diproduksi menggunakan singkong asli Lumajang dan dijual dengan harga Rp 7 ribu per kemasan, sekaligus menjadi penopang ekonomi warga desa.
Produk tape singkong tersebut dibuat di Dusun Warkut, RT 020 RW 003, Desa Besuk, dengan mengandalkan bahan baku singkong hasil panen petani lokal. Proses produksinya masih dilakukan secara tradisional untuk menjaga cita rasa khas tape singkong Lumajang yang legit dan lembut.
Pemilik usaha tape singkong Dua Jagoan, Arin Milasih, mengatakan penggunaan bahan baku lokal menjadi komitmen utama dalam menjalankan usahanya. Menurut dia, selain menjaga kualitas produk, langkah tersebut juga bertujuan membantu perekonomian petani singkong di Lumajang.
“Ini asli Lumajang, bahan bakunya dari petani singkong Lumajang,” ujar Arin, Senin (9/2/2026).
Dengan harga jual yang terjangkau, Rp 7 ribu per kemasan, tape singkong Dua Jagoan mudah diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Produk ini tidak hanya dipasarkan di sekitar Desa Besuk, tetapi juga mulai dikenal oleh warga dari wilayah lain di Kabupaten Lumajang.
Keberadaan usaha tape singkong ini turut memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari penyediaan bahan baku hingga proses produksi dan pemasaran. Bagi masyarakat Dusun Warkut, tape singkong Dua Jagoan tidak sekadar menjadi produk kuliner tradisional, tetapi juga sumber penghasilan yang membantu menopang ekonomi keluarga.
Di tengah persaingan produk olahan modern, tape singkong Dua Jagoan menjadi bukti bahwa olahan tradisional berbasis potensi lokal masih memiliki daya saing. Dengan mengandalkan bahan baku singkong asli Lumajang dan harga yang terjangkau, produk ini diharapkan terus berkembang dan menjadi ikon kuliner desa di Kecamatan Tempeh.
Tinggalkan Balasan