Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 9 Feb 2026 09:34 WIB ·

Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya


 Polemik Tiket Tumpak Sewu Terdapat Masukan Miliaran Pertahunnya Perbesar

Lumajang, – Di balik ramainya wisatawan dan polemik tiket, Air Terjun Tumpak Sewu di Pronojiwo membawa berkah ganda bagi Lumajang. Selain menggerakkan ekonomi warga sekitar, destinasi unggulan ini menyetor pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 150 juta per bulan ke kas daerah, meningkat 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan lonjakan PAD tersebut merupakan hasil dari penataan sistem pengelolaan, penguatan pengawasan, dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap aktivitas ekonomi di kawasan wisata berkontribusi bagi daerah.

“Ketika potensi daerah dikelola dengan sistem yang jelas dan pengawasan yang konsisten, manfaat fiskalnya akan kembali ke masyarakat,” katanya, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan pendapatan dari sektor wisata akan dikembalikan kepada masyarakat untuk membiayai pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Indah juga menekankan pentingnya pajak dari sektor wisata sebagai alternatif untuk meningkatkan PAD, terutama karena keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat. “Situasinya memang saat ini pemerintah
harus memutar otak bagaimana agar PAD meningkat karena dana transfer kita dipotong, salah satu alternatifnya wisata ini,” jelasnya.

Selain itu, Indah menegaskan pengelolaan Wisata Tumpak Sewu diarahkan pada prinsip keberlanjutan. Pemerintah memastikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Fasilitas penunjang wisata di kawasan Pronojiwo kini semakin lengkap, mulai dari homestay, rumah makan, hingga kendaraan wisata.

“Jadi, ini selain berkah untuk PAD juga berkah untuk masyarakat Lumajang,” pungkasnya.

Meski diwarnai polemik tiket, Air Terjun Tumpak Sewu kini bukan hanya menjadi ikon pariwisata Lumajang, tetapi juga sumber pemasukan miliaran rupiah setiap tahun sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasokan Pertamax Lumajang 93,2 KL, Kebutuhan Hariannya 63,1 KL

19 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pencarian Rizky di Pesisir Lumajang Mengandalkan Informasi Nelayan dan Radio Komunitas

19 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Wabup Lumajang Sebut Kejuaraan Motocross Jadi Sarana Promosi Potensi Daerah

19 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Tim SAR Sisir Pantai Dampar hingga Wotgalih, Rizky Korban Kecelakaan Laut Belum Ditemukan

18 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Libatkan 150 Relawan, Gerindra Lumajang Tanam Bibit Buah dan Tanaman Keras

17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Pemkab Lumajang Perpanjang WFH, Disdukcapil, Sekolah, dan Puskesmas Tetap Melayani

15 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Trending di Nasional