Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 25 Mei 2026 16:48 WIB ·

Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban


 Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban Perbesar

Jatim, – Aroma khas Hari Raya Idul Adha mulai terasa di berbagai daerah di Jawa Timur.

Di sejumlah pondok pesantren, masjid, hingga panti asuhan, warga berkumpul menyambut datangnya hewan kurban yang didistribusikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Tahun ini, sebanyak 468 ekor sapi kurban disalurkan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Bagi PDI Perjuangan Jawa Timur, kurban bukan sekadar ritual tahunan. Momentum Idul Adha dimaknai sebagai ruang untuk merawat nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Hewan kurban itu disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan kabupaten dan kota, pondok pesantren, masjid, panti asuhan, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Proses penyembelihan dilakukan di rumah potong hewan maupun lokasi yang telah memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Idul Adha membawa pesan tentang ketulusan dan pengorbanan demi kemaslahatan bersama.

Menurut dia, nilai itu menjadi bagian dari semangat perjuangan partai dalam menjaga kedekatan dengan rakyat.

“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. Semangat itu yang terus dijaga PDI Perjuangan dalam bergerak bersama rakyat. Kurban menjadi wujud kepedulian dan ikatan gotong royong di tengah masyarakat,” kata Deni, Senin (25/5/2026).

Di sejumlah daerah, distribusi hewan kurban menjadi momen yang ditunggu warga. Tak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, pembagian daging kurban juga memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan pesantren dan panti asuhan.

Kata Deni, semangat berbagi menjadi bagian penting dalam menjaga solidaritas sosial di tengah masyarakat. Karena itu, distribusi hewan kurban dilakukan agar kebahagiaan Hari Raya dapat dirasakan lebih luas oleh warga di berbagai daerah di Jawa Timur.

“Harapannya masyarakat bisa ikut merasakan suasana kebersamaan dan hangatnya Idul Adha. Tradisi berbagi seperti ini penting untuk menjaga solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarsesama,” katanya.

Menurut dia, semangat kurban juga selaras dengan nilai perjuangan yang selama ini dipegang partai, yakni menempatkan kemanusiaan, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat sebagai landasan gerakan politik.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan, dan pengabdian. Nilai-nilai itu relevan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam perjuangan politik yang dijalankan dengan hati dan rasa tanggung jawab kepada rakyat,” tuturnya.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga meminta seluruh kader di daerah ikut mengawal distribusi hewan kurban agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan begitu, manfaat kurban benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan. “Merdeka,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Trending di Nasional