Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 25 Mei 2026 16:48 WIB ·

Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban


 Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban Perbesar

Jatim, – Aroma khas Hari Raya Idul Adha mulai terasa di berbagai daerah di Jawa Timur.

Di sejumlah pondok pesantren, masjid, hingga panti asuhan, warga berkumpul menyambut datangnya hewan kurban yang didistribusikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Tahun ini, sebanyak 468 ekor sapi kurban disalurkan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Bagi PDI Perjuangan Jawa Timur, kurban bukan sekadar ritual tahunan. Momentum Idul Adha dimaknai sebagai ruang untuk merawat nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Hewan kurban itu disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan kabupaten dan kota, pondok pesantren, masjid, panti asuhan, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Proses penyembelihan dilakukan di rumah potong hewan maupun lokasi yang telah memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Idul Adha membawa pesan tentang ketulusan dan pengorbanan demi kemaslahatan bersama.

Menurut dia, nilai itu menjadi bagian dari semangat perjuangan partai dalam menjaga kedekatan dengan rakyat.

“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. Semangat itu yang terus dijaga PDI Perjuangan dalam bergerak bersama rakyat. Kurban menjadi wujud kepedulian dan ikatan gotong royong di tengah masyarakat,” kata Deni, Senin (25/5/2026).

Di sejumlah daerah, distribusi hewan kurban menjadi momen yang ditunggu warga. Tak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, pembagian daging kurban juga memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan pesantren dan panti asuhan.

Kata Deni, semangat berbagi menjadi bagian penting dalam menjaga solidaritas sosial di tengah masyarakat. Karena itu, distribusi hewan kurban dilakukan agar kebahagiaan Hari Raya dapat dirasakan lebih luas oleh warga di berbagai daerah di Jawa Timur.

“Harapannya masyarakat bisa ikut merasakan suasana kebersamaan dan hangatnya Idul Adha. Tradisi berbagi seperti ini penting untuk menjaga solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarsesama,” katanya.

Menurut dia, semangat kurban juga selaras dengan nilai perjuangan yang selama ini dipegang partai, yakni menempatkan kemanusiaan, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat sebagai landasan gerakan politik.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan, dan pengabdian. Nilai-nilai itu relevan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam perjuangan politik yang dijalankan dengan hati dan rasa tanggung jawab kepada rakyat,” tuturnya.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga meminta seluruh kader di daerah ikut mengawal distribusi hewan kurban agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan begitu, manfaat kurban benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan. “Merdeka,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional