Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Jul 2026 12:32 WIB ·

Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro


 Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro Perbesar

Lumajang, – Rentetan tiga kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, dalam tiga hari berturut-turut mendorong pemerintah kecamatan bersama masyarakat menggelar doa bersama pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh adat, Perhutani, pemerintah desa, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) sebagai ikhtiar memohon keselamatan bagi para pengguna jalan.

Camat Senduro Sarjito Wibowo mengatakan doa bersama digelar setelah tiga kecelakaan terjadi secara beruntun sejak Kamis hingga Sabtu.

Menurut dia, selain berdoa, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.

“Hari ini kami berkomunikasi bersama para kepala desa atau yang mewakili, masyarakat, termasuk Perhutani, melaksanakan doa bersama sesuai adat istiadat yang ada di sini dalam rangka memohon keselamatan agar tidak lagi terjadi kecelakaan di wilayah ini,” kata Sarjito, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan Jalan Raya Desa Sarikemuning merupakan jalur dengan arus kendaraan yang relatif cepat sehingga pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

“Yang jelas, kami mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap fokus saat berkendara, berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak terburu-buru, dan mengurangi kecepatan. Karena ini memang jalur cepat, semua pengguna jalan harus saling menghormati demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kurun 16 hingga 18 Juli 2026 terjadi tiga kecelakaan di ruas jalan tersebut.

Peristiwa itu diawali tabrakan sepeda motor dengan mobil Toyota Kijang pada Kamis sore, disusul kecelakaan tunggal sebuah pikap yang terguling pada Jumat pagi, kemudian kecelakaan tunggal sepeda motor pada Sabtu pagi.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah