Lumajang, – Rentetan tiga kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, dalam tiga hari berturut-turut mendorong pemerintah kecamatan bersama masyarakat menggelar doa bersama pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh adat, Perhutani, pemerintah desa, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) sebagai ikhtiar memohon keselamatan bagi para pengguna jalan.
Camat Senduro Sarjito Wibowo mengatakan doa bersama digelar setelah tiga kecelakaan terjadi secara beruntun sejak Kamis hingga Sabtu.
Menurut dia, selain berdoa, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.
“Hari ini kami berkomunikasi bersama para kepala desa atau yang mewakili, masyarakat, termasuk Perhutani, melaksanakan doa bersama sesuai adat istiadat yang ada di sini dalam rangka memohon keselamatan agar tidak lagi terjadi kecelakaan di wilayah ini,” kata Sarjito, Minggu (19/7/2026).
Ia mengatakan Jalan Raya Desa Sarikemuning merupakan jalur dengan arus kendaraan yang relatif cepat sehingga pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
“Yang jelas, kami mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap fokus saat berkendara, berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak terburu-buru, dan mengurangi kecepatan. Karena ini memang jalur cepat, semua pengguna jalan harus saling menghormati demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam kurun 16 hingga 18 Juli 2026 terjadi tiga kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Peristiwa itu diawali tabrakan sepeda motor dengan mobil Toyota Kijang pada Kamis sore, disusul kecelakaan tunggal sebuah pikap yang terguling pada Jumat pagi, kemudian kecelakaan tunggal sepeda motor pada Sabtu pagi.
Tinggalkan Balasan