Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 20 Jul 2026 12:32 WIB ·

Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro


 Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro Perbesar

Lumajang, – Rentetan tiga kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, dalam tiga hari berturut-turut mendorong pemerintah kecamatan bersama masyarakat menggelar doa bersama pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh adat, Perhutani, pemerintah desa, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) sebagai ikhtiar memohon keselamatan bagi para pengguna jalan.

Camat Senduro Sarjito Wibowo mengatakan doa bersama digelar setelah tiga kecelakaan terjadi secara beruntun sejak Kamis hingga Sabtu.

Menurut dia, selain berdoa, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.

“Hari ini kami berkomunikasi bersama para kepala desa atau yang mewakili, masyarakat, termasuk Perhutani, melaksanakan doa bersama sesuai adat istiadat yang ada di sini dalam rangka memohon keselamatan agar tidak lagi terjadi kecelakaan di wilayah ini,” kata Sarjito, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan Jalan Raya Desa Sarikemuning merupakan jalur dengan arus kendaraan yang relatif cepat sehingga pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

“Yang jelas, kami mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap fokus saat berkendara, berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak terburu-buru, dan mengurangi kecepatan. Karena ini memang jalur cepat, semua pengguna jalan harus saling menghormati demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kurun 16 hingga 18 Juli 2026 terjadi tiga kecelakaan di ruas jalan tersebut.

Peristiwa itu diawali tabrakan sepeda motor dengan mobil Toyota Kijang pada Kamis sore, disusul kecelakaan tunggal sebuah pikap yang terguling pada Jumat pagi, kemudian kecelakaan tunggal sepeda motor pada Sabtu pagi.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah