Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 4 Agu 2026 12:01 WIB ·

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk


 Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan kewajiban membayar retribusi tidak hanya berlaku bagi pedagang yang menempati toko, kios, dan los di pasar daerah.

Tempat usaha lain yang berdiri di atas aset milik pemerintah daerah, termasuk pertokoan di sepanjang Jalan Toga, juga dikenai retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lumajang Muhammad Ridha mengatakan kebijakan tersebut merupakan implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lumajang Nomor 9 Tahun 2025 yang mengatur pajak daerah dan retribusi daerah.

“Pengenaan retribusi tidak hanya berlaku di dalam pasar. Pertokoan di sepanjang Jalan Toga maupun tempat usaha lain yang memanfaatkan aset milik pemerintah daerah juga dikenai retribusi sesuai ketentuan,” kata Ridha, Selasa (4/8/2026).

Menurut dia, besaran retribusi disesuaikan dengan jenis dan klasifikasi bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha. Karena itu, tarif yang dikenakan pada setiap toko, kios, maupun los tidak sama.

“Setiap toko, kios, atau los masing-masing memiliki tarif retribusi yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ridha menjelaskan kewajiban membayar retribusi tetap berlaku selama hak penggunaan tempat usaha masih tercatat atas nama pedagang atau penyewa. “Ketentuan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan aset daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya.

Ia menambahkan pengelolaan Pasar Toga kini telah diintegrasikan dengan Pasar Higienis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Seluruh layanan administrasi dan pengelolaan Pasar Toga dipusatkan di kantor pengelola yang berada di kawasan Pasar Higienis.

“Pengelolaan Pasar Toga menjadi satu dengan Pasar Higienis sehingga pelayanan administrasi dapat dilakukan lebih efektif dan terintegrasi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah