Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 17 Agu 2026 15:27 WIB ·

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram


 Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram Perbesar

Lumajang, – Tangis seorang bayi laki-laki pecah di tengah suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Bayi yang lahir di RSUD dr. Haryoto Lumajang itu kemudian diberi nama Gibran oleh kedua orang tuanya.

Bagi Joni Alwi dan Intan Nuraini, warga Desa Urang Gantung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, kelahiran anak pertama mereka menjadi momen yang sulit dilupakan.

Putra pertama mereka lahir tepat pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Bayi tersebut lahir dengan berat badan 3,2 kilogram melalui persalinan operasi sesar. Kondisinya dilaporkan stabil.

Nama Gibran dipilih kedua orang tuanya karena bayi tersebut lahir pada momentum Hari Kemerdekaan. Nama itu juga sama dengan nama Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena anak pertama kami lahir tepat pada 17 Agustus. Ini menjadi hadiah yang sangat luar biasa bagi keluarga kami,” katanya.

Menurut Joni, kelahiran anak pertamanya pada Hari Kemerdekaan membuat tanggal tersebut memiliki arti khusus bagi keluarganya.

“Karena lahirnya bertepatan dengan Hari Kemerdekaan, kami memilih nama Gibran. Harapan kami semoga nanti menjadi anak yang baik, saleh, berbakti kepada orang tua dan berguna bagi bangsa,” ujarnya.

Kelahiran Gibran juga menjadi momen istimewa bagi pihak RSUD dr. Haryoto Lumajang. Perawat RSUD dr. Haryoto Lumajang, Novi, mengatakan proses persalinan dilakukan melalui operasi sesar.

“Alhamdulillah untuk persalinannya dilakukan secara operasi cesar, ia melahirkan bayi laki-laki dengan berat 3,2 kilogram, kondisinya stabil,” kata Novi.

Selain membawa pulang bayi dengan nama yang dipilih khusus oleh kedua orang tuanya, keluarga Joni dan Intan juga mendapatkan bingkisan dari pihak rumah sakit.

Tak hanya itu, Gibran langsung mendapatkan administrasi kependudukan berupa akta kelahiran dan kartu keluarga baru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Tarif Listrik Nasional Bertahan, PLN Lumajang Pastikan Pelanggan Subsidi Tetap Terlindungi

6 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Api Mengintai Lumajang, Polres Bangun Sekat Bakar di Perbatasan TNBTS

6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Trending di Nasional