Karnaval HUT RI di Lumajang Digelar di 8 Titik, Tiga Lokasi Lintasi Jalur Nasional - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 25 Agu 2026 09:20 WIB ·

Karnaval HUT RI di Lumajang Digelar di 8 Titik, Tiga Lokasi Lintasi Jalur Nasional


 Karnaval HUT RI di Lumajang Digelar di 8 Titik, Tiga Lokasi Lintasi Jalur Nasional Perbesar

Lumajang, – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, akan dimeriahkan karnaval rakyat yang digelar serentak di delapan titik pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Tiga di antaranya melintasi jalur nasional sehingga kepolisian menyiapkan pengaturan arus lalu lintas.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Suheri mengatakan delapan lokasi karnaval tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang.

Pengaturan lalu lintas disiapkan untuk menjaga kegiatan tetap aman dan tertib sekaligus mempertahankan mobilitas pengguna jalan.

“Gelaran karnaval yang melintasi jalur nasional berada di Desa Tukum, Labruk Lor, dan Jarit. Sementara lokasi lainnya lebih berdampak pada mobilitas lokal masyarakat,” katanya, Selasa (25/8/2026).

Delapan titik tersebut yakni Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Lumajang Kota, Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, dan Desa Sumberjo, Kecamatan Sukodono.

“Pengaturan arus kendaraan di tiga lokasi yang melintasi jalur nasional akan dilakukan secara situasional,” ucap dia.

Petugas akan menyesuaikan rekayasa lalu lintas dengan kondisi di lapangan selama karnaval berlangsung.

Sementara itu, kegiatan di lokasi lainnya diperkirakan lebih banyak berdampak terhadap mobilitas masyarakat setempat. “Meski demikian, personel tetap disiapkan untuk melakukan pengamanan di sepanjang rute karnaval,” bebernya.

“Khusus di Desa Jarit, masyarakat yang hendak melintas dapat memanfaatkan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai jalur alternatif,” tambahnya.

Penggunaan jalur tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Selain pengaturan arus kendaraan, kepolisian akan melakukan pengamanan untuk memastikan peserta dan masyarakat yang menyaksikan karnaval tetap merasa aman.

Masyarakat yang hendak menghadiri karnaval juga diimbau menyesuaikan rute perjalanan dan memperhitungkan potensi kepadatan di sekitar lokasi.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bukit Sentong Lumajang Terbakar Sekitar 1 Hektare, Pendinginan Masih Berlangsung

25 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Sepanjang 2026, Empat ASN Lumajang Mundur: Tiga PNS Sakit dan Satu PPPK Ikut Suami

25 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bawa Nama Lumajang ke Jawa Timur, Ayra Azzahra Siap Tampil di Grand Final

25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Lumajang ke Muktamar NU ke-35, Bawa Aspirasi Warga ke Forum Nasional

25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Bukan Sekadar Pendopo! Gedung Baru Banyu Putih Kidul Didorong Jadi Rumah Bersama Warga

25 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Bukan Sekadar Kampung Religi! Kampung Aswaja Banyu Putih Kidul Perkuat Kerukunan Warga Lumajang

25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Trending di Daerah