Api Belum Padam, Titik Baru Muncul: Medan Ekstrem Hambat Tim Gabungan TNBTS - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 28 Agu 2026 11:54 WIB ·

Api Belum Padam, Titik Baru Muncul: Medan Ekstrem Hambat Tim Gabungan TNBTS


 Api Belum Padam, Titik Baru Muncul: Medan Ekstrem Hambat Tim Gabungan TNBTS Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum sepenuhnya padam. Hingga Jumat (28/8/2026) pukul 10.19 WIB, titik api masih terlihat di Blok Glesdopedor.

Di tengah upaya pemadaman, tim gabungan juga menemukan titik api baru. Namun, lokasi tersebut belum dapat dijangkau melalui jalur darat karena kondisi medan yang ekstrem.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik api yang dapat dijangkau.

“Pada saat ini titik api masih berlangsung. Terdapat titik baru di belakang sana,” kata Isnugroho, Jumat (28/8/2026).

Menurut Isnugroho, titik api baru tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Tim gabungan belum bisa mendatangi lokasi melalui jalur darat karena karakter medan yang ekstrem.

“Dari tim gabungan tidak bisa dicangkau oleh darat karena faktor medan yang ekstrem,” jelasnya.

Meski demikian, pemadaman tetap dilakukan pada titik-titik yang memungkinkan untuk dijangkau personel. Tim gabungan akan melakukan pemadaman secara manual.
Personel yang terlibat berasal dari TNI, Polri, TNBTS, BPBD, serta relawan.

Selain di Blok Glesdopedor, api juga masih terlihat di kawasan Bukit Jantur. Menurut Isnugroho, titik api berada di bagian ujung bukit dan hingga Jumat pagi masih menyala.

“Namun titik api juga terjadi di Bukit Jantur sebelah kiri sana, di ujung itu masih menyala,” katanya.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman belum dapat dinyatakan selesai. Petugas masih harus menangani sejumlah titik yang terbakar sekaligus memastikan api tidak berkembang ke lokasi lainnya.

Di tengah kondisi tersebut, cuaca di lokasi karhutla pada Jumat terpantau cerah. Kondisi cuaca ini diharapkan dapat membantu tim gabungan dalam melakukan penanganan.

Isnugroho berharap seluruh titik api dapat dipadamkan pada hari ini. Selain mencegah kebakaran meluas, pemadaman diharapkan dapat menghindari munculnya kabut di kawasan tersebut.

“Untuk cuaca pada hari ini di lokasi cerah. Harapannya semoga api dapat padam hari ini dan tidak terjadi kabut,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ranu Kumbolo Jadi Titik Pemadaman, Helikopter dan Tim Gabungan Dikerahkan

28 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Sebelum Rekrutmen CASN 2027, DPR Minta Pemerintah Tuntaskan Nasib 172 Ribu Guru Non-ASN

28 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Tiga Titik Karhutla di TNBTS, Satu Dikendalikan Dua Masih Membara

27 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Api Belum Padam, 60 Personel Bikin Sekat Bakar di Jalur Pendakian Semeru

27 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Pendakian Semeru Ditutup dan Tiket Bisa Refund

26 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Pemkab Lumajang Sambut Wacana Gaji PPPK Ditanggung Pusat, Berharap Rp100 Miliar Tetap Digelontorkan

24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Trending di Nasional