Api Belum Padam, 60 Personel Bikin Sekat Bakar di Jalur Pendakian Semeru - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 27 Agu 2026 14:25 WIB ·

Api Belum Padam, 60 Personel Bikin Sekat Bakar di Jalur Pendakian Semeru


 Api Belum Padam, 60 Personel Bikin Sekat Bakar di Jalur Pendakian Semeru Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum sepenuhnya padam. Bahkan, titik api baru terpantau di dekat jalur pendakian Pos 2 Gunung Semeru pada Kamis (27/82026).

Kondisi tersebut membuat petugas gabungan terus melakukan penanganan dengan membuat sekat bakar di sejumlah titik yang dinilai rawan. Sekitar 60 personel saat ini dikerahkan di kawasan Gunung Kembang dan sekitar jalur pendakian.

Kalaksa BPBD Lumajang Isnugroho mengatakan, proses pemadaman menghadapi kendala medan. Titik api di Blok Gunung Kembang berada di kawasan dengan kemiringan yang curam sehingga tidak memungkinkan petugas melakukan pemadaman secara langsung dari darat.

“Jadi, Blok Gunung Kembang itu posisinya di atas Ranu Kumbolo atau sekitar satu jam perjalanan. Yang terbakar itu hutan dalam posisi kemiringan curam, pasukan darat tidak bisa melakukan pemadaman,” katanya.

Menurut Isnugroho, kondisi tersebut membuat petugas bersama unsur terkait lebih memprioritaskan keselamatan pendaki yang masih berada di kawasan Ranu Kumbolo.

“Yang kita lakukan hari ini bersama-sama dengan pihak Polsek dan Koramil, tentu juga dengan pemangku kawasan TNBTS beserta relawan untuk membantu 170 pendaki di Ranu Kumbolo untuk turun,” ujarnya.

Informasi terbaru dari Posko Karhutla Resort Ranupani menyebut proses evakuasi pendaki terus dilakukan. Rombongan terakhir dilaporkan telah sampai di Pos 3 dan berhasil lolos dari area yang terdampak api.

Sementara itu, petugas juga bergerak menuju titik api baru yang terpantau di kawasan Bantengan Jantur.

Sekitar 60 personel dikerahkan untuk membuat sekat bakar di kawasan Gunung Kembang dan sekitar jalur pendakian. Akses menuju lokasi tersebut hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional