Sudah Berusia 15 Tahun, Baru Kali Ini Tiga Titik di Sukodono Masuk Rencana Perbaikan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 16 Sep 2026 11:40 WIB ·

Sudah Berusia 15 Tahun, Baru Kali Ini Tiga Titik di Sukodono Masuk Rencana Perbaikan


 Sudah Berusia 15 Tahun, Baru Kali Ini Tiga Titik di Sukodono Masuk Rencana Perbaikan Perbesar

Lumajang, – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lumajang disebut telah mengalami kerusakan sejak bertahun-tahun.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan sebagian besar jalan yang ditemui setelah dirinya bersama Wakil Bupati Lumajang dilantik sudah dalam kondisi rusak parah dan berusia sekitar 15 tahun.

“Sebagian besar setelah Bupati dan Wakil Bupati Lumajang dilantik, jalannya sudah dalam kondisi rusak parah dan umur jalan sudah 15 tahunan,” katanya, Rabu (16/9/2026).

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai memasukkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sukodono dalam rencana pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, terdapat dua sampai tiga titik jalan di wilayah Sukodono yang akan dibangun secara bertahap. Saat ini, pekerjaan tersebut masih berada dalam proses lelang.

“Tiga lokasi yang disebut masuk dalam rencana tersebut yakni Desa Selokgondang, Desa Sumberejo, dan Jalan Wilis di Desa Klanting,” kata dia.

Rencana pembangunan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani kondisi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi salah satu persoalan yang disampaikan masyarakat.

Keluhan mengenai jalan rusak juga banyak muncul melalui media sosial. Foto maupun informasi mengenai kondisi jalan di sejumlah wilayah Lumajang kerap menjadi unggahan masyarakat.

Indah mengatakan unggahan tersebut tidak seluruhnya memiliki latar belakang yang sama. Menurut dia, ada unggahan yang memang merupakan keluhan masyarakat, tetapi ada pula yang disebut sengaja dimasukkan dengan tujuan tertentu.

“Di media sosial itu banyak sekali postingan jalannya rusak, itu ada dua yang benar-benar murni curhatan masyarakat tapi ada juga yang sengaja memasukan itu dengan tujuan-tujuan tertentu,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Segera Seleksi Empat Pimpinan OPD, Ini Jabatan yang Masih Kosong

16 September 2026 - 15:07 WIB

Bupati dan Wabup Lumajang Bagikan Sepatu di Tiga Sekolah Sukodono

16 September 2026 - 13:26 WIB

Dari Suara Mesin Vespa ke Lantunan Sholawat, Cara Scooterist Lumajang Merawat Persaudaraan

16 September 2026 - 12:45 WIB

Pemkab Lumajang Harus Bagi Anggran, Mulai Perbaikan Jalan, Pendidikan Hingga Melahirkan Gratis

16 September 2026 - 12:15 WIB

Api Membesar di Lahan Limbah Kayu Lumajang, Damkar Basahi Kebun Tebu untuk Cegah Kebakaran Meluas

14 September 2026 - 21:36 WIB

Majelis Istighosah Sejatine Urip Hadirkan Grebek Tumpeng Raksasa dan Gebyar Seni Budaya Berbasis Inklusi

13 September 2026 - 10:52 WIB

Trending di Daerah