Majelis Istighosah Sejatine Urip Hadirkan Grebek Tumpeng Raksasa dan Gebyar Seni Budaya Berbasis Inklusi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 13 Sep 2026 10:52 WIB ·

Majelis Istighosah Sejatine Urip Hadirkan Grebek Tumpeng Raksasa dan Gebyar Seni Budaya Berbasis Inklusi


 Majelis Istighosah Sejatine Urip Hadirkan Grebek Tumpeng Raksasa dan Gebyar Seni Budaya Berbasis Inklusi Perbesar

Lumajang, – Majelis Istighosah Sejatine Urip menggelar rangkaian Grebek Tumpeng Raksasa, Gebyar Seni Budaya, dan Istighosah Qubro di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada 10–11 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Beragam kegiatan keagamaan, seni budaya, tradisi masyarakat, UMKM, serta kolaborasi inklusif dikemas dalam satu rangkaian acara.

Puncak kegiatan berlangsung Jumat (11/9/2026) melalui prosesi Grebek Tumpeng Raksasa. Acara ditandai dengan pemotongan pita di depan tumpeng oleh Camat Randuagung Mawi Mujayanti bersama Danramil dan Kapolsek Randuagung.

Tumpeng yang menjadi ikon utama kegiatan tersebut memiliki tinggi mendekati 6 meter. Pembuatannya menggunakan kurang lebih 6 kuintal beras yang dipadukan dengan aneka sayuran dan hasil bumi. Usai prosesi grebek, tumpeng kemudian dibagikan kepada masyarakat dan para pengunjung.

Pembina Majelis Istighosah Sejatine Urip, Biarto Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan memperkuat kolaborasi inklusif.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghidupkan seni budaya sekaligus membangun kolaborasi inklusi. Semua memiliki ruang untuk berpartisipasi dan berkarya,” ujar Biarto.

Nilai inklusivitas terlihat dari keterlibatan penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan, mulai dari kepanitiaan, pertunjukan hadrah, hingga penampilan musik yang dibawakan oleh teman-teman disabilitas netra.

Ketua Majelis Istighosah Sejatine Urip, Rohim, menjelaskan bahwa rangkaian acara juga diisi dengan Gebyar Seni Budaya, hadrah, sholawat, Istighosah Qubro, pawai Reog, hiburan rakyat, serta pesta kembang api.

Apresiasi juga disampaikan Camat Randuagung, Mawi Mujayanti. Ia berharap kegiatan tersebut mampu mempererat kebersamaan masyarakat, menjaga kelestarian budaya lokal, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM.

Grebek Tumpeng Raksasa Randuagung 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi budaya Desa Kalidilem dan Kecamatan Randuagung kepada masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kreativitas, pemberdayaan UMKM, semangat kebersamaan, serta terwujudnya masyarakat yang semakin inklusif.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah