Sebelum Pertalite Hilang dari Peredaran, Ini Dia Sejarah dan Alasan di Balik Penghapusan Produk Ini - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 24 Apr 2024 09:17 WIB ·

Sebelum Pertalite Hilang dari Peredaran, Ini Dia Sejarah dan Alasan di Balik Penghapusan Produk Ini


 Pertalite, BBM Bersubsidi Pertamina Perbesar

Pertalite, BBM Bersubsidi Pertamina

Lensawarta – Pertamina, perusahaan minyak nasional Indonesia, mengumumkan rencana untuk menghentikan penjualan bensin Pertalite. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang dan untuk memastikan distribusi bahan bakar yang lebih efisien.

Pertalite, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015 sebagai alternatif untuk bensin Premium, telah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Dengan harga yang lebih tinggi dari Premium, Pertalite menawarkan nilai oktan RON 90, yang lebih sesuai dengan kendaraan modern.

Premium yang sudah lama menjadi BBM subsidi memang sangat murah tetapi dengan Oktan Ron 88 tentu tidak cocok lagi dengan motor kekinian yang cocoknya dengan RON 90.

Baca Juga: Sedia Payung Sebelum Hujan, Berikut Prakiraan cuaca Lumajang hari ini
Pertalite menjadi jawaban kala itu dan dijual pertama kali oleh Pertamina seharga Rp8.400 per liter.

Pertamina menyatakan bahwa penggunaan Pertalite akan diawasi lebih ketat menjelang penghentian penjualannya, untuk memastikan bahwa bahan bakar tersebut digunakan oleh konsumen yang tepat.

Nama “Pertalite” sendiri merupakan gabungan dari “Pertamax” dan “Light”, mencerminkan posisinya sebagai pilihan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah dibandingkan Pertamax RON 92.

Baca Juga: Tips Untuk Memperoleh Pekerjaan Dengan Lebih Mudah Melalui 6 Cara Ini, Termasuk Menggunakan Media Sosial

Seiring dengan kemajuan teknologi kendaraan dan peningkatan standar emisi, Pertamax dengan oktan RON 92 kini menjadi pilihan yang lebih disarankan. Hal ini mendorong Pertamina untuk mengalihkan fokusnya pada produk bahan bakar dengan spesifikasi yang lebih tinggi.

Itulah alasan mengapa pertalite akan dihapuskan.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional