Lumajang Perkuat Sinergi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Menuju 2026 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 29 Apr 2025 21:42 WIB ·

Lumajang Perkuat Sinergi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Menuju 2026


 Lumajang Perkuat Sinergi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Menuju 2026 Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan inklusif dan berkelanjutan melalui penyelarasan kebijakan dengan prioritas strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 dan RPJMD Tahun 2025–2029 di Hotel Shangri-La, Surabaya, pada Selasa (29/4/2025).

Forum Musrenbang menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pokok-pokok pikiran DPRD, aspirasi masyarakat, serta arah kebijakan nasional dan provinsi guna merancang pembangunan daerah yang partisipatif, terukur, dan berdampak nyata. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menegaskan tema pembangunan 2026, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Melalui Pembangunan Wilayah Strategis dan Peningkatan Produktivitas Menuju Kemandirian Pangan dan Energi.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam sembilan prioritas pembangunan yang dikenal sebagai Nawa Bhakti Satya.

Menanggapi arah kebijakan tersebut, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyatakan bahwa Kabupaten Lumajang siap berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan provinsi. Delapan misi pembangunan daerah yang terangkum dalam Asta Cita Narrarya — seperti Lumajang Melayani, Lumajang Aman, Lumajang Eksotik, hingga Lumajang Lumbung Pangan — telah disiapkan untuk mendukung sinergi ini.

“Penyelarasan program prioritas antara provinsi dan daerah sangat penting agar pembangunan yang kita lakukan memberikan dampak lebih luas. Ini bukan sekadar koordinasi administratif, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Mas Yudha.

Dalam sektor wilayah strategis, Lumajang memiliki posisi penting sebagai daerah penyangga ketahanan pangan, pengembangan energi terbarukan, serta keunggulan dalam bidang pertanian, pariwisata eksotik, dan mitigasi bencana. Mas Yudha menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam Musrenbang merupakan bukti keseriusan Lumajang untuk mengimplementasikan program-program prioritas secara adaptif dan integratif.

Dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor dan lintas wilayah, Musrenbang RKPD dan RPJMD 2025–2029 diharapkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan pembangunan Lumajang yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional