Medan Sulit Tak Surutkan Semangat 15 Siswa SDN Jugosari Ikuti Ujian Akhir Sekolah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pendidikan · 9 Mei 2025 15:29 WIB ·

Medan Sulit Tak Surutkan Semangat 15 Siswa SDN Jugosari Ikuti Ujian Akhir Sekolah


 Medan Sulit Tak Surutkan Semangat 15 Siswa SDN Jugosari Ikuti Ujian Akhir Sekolah Perbesar

Lumajang, – Suasana pagi di Jembatan Limpas, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, tampak lebih sepi dari biasanya karena banjir lahar Gunung Semeru yang terjadi Selasa malam (6/5/2025) menimbun jembatan tersebut dengan pasir dan batu.

Akibatnya, para siswa SDN Jugosari 3, khususnya kelas 6 yang hendak mengikuti ujian akhir sekolah (UAS), harus menyeberangi aliran lahar yang masih deras dengan pengawalan orang tua, bahkan ada yang digendong demi keselamatan mereka.

Biasanya, anak-anak ini menyeberang sendiri, namun kondisi berbahaya saat ini memaksa orang tua ikut mengantar. Siswa Farid mengaku sulit dan menakutkan menyeberangi aliran lahar, tapi semangatnya untuk lulus ujian tetap tinggi.

“Ada 15 siswa kelas 6 yang mengikuti UAS, 8 di antaranya berasal dari Dusun Sumberlangsep yang harus melewati jembatan tersebut,” kata Farid saat dikonfirmasi, Jumat (9/5/25).

Jembatan Limpas sendiri telah tertimbun material banjir lahar sejak awal April, mengisolasi sekitar 130 kepala keluarga di Dusun Sumberlangsep.

Warga terpaksa menyeberangi sungai untuk aktivitas sehari-hari karena akses kendaraan terputus. Pemerintah dan warga berharap jembatan dapat segera diperbaiki agar aktivitas kembali normal6.

Selain itu, tanggul penahan banjir lahar di Sungai Regoyo, Desa Sumberwuluh, juga mengalami kerusakan parah sepanjang 300 meter akibat erosi dari banjir lahar yang berulang sejak musim hujan.

Kerusakan ini mengancam pemukiman dan lahan pertanian di sekitarnya, sehingga warga dan pemerintah desa mendesak perbaikan segera dilakukan untuk mencegah dampak lebih luas.

Guru SDN 3 Jugosari Naning mengatakan, ada 15 siswa kelas 6 yang mengikuti ujian akhir sekolah. 8 diantaranya berasal dari Sumberlangsep.

Naning berharap, kondisi medan yang sulit tidak membuat para siswa putus asa dengan keadaan dan tetap bersemangat mencari ilmu.

“Ada 8 yang dari Sumberlangsep, alhamdulillah sudah datang semua, semoga anak-anak ini bisa lulus semua walaupun harus melewati medan yang sulit tapi tetap harus semangat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah

11 September 2026 - 15:13 WIB

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Pendaftar Wajib Lolos Verifikasi Lapangan

10 September 2026 - 08:02 WIB

Dari Kampus, Bank Indonesia Perkuat Literasi Konsumen Generasi Muda di Lumajang

2 September 2026 - 16:46 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar

11 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kuota Beasiswa Lumajang Direncanakan Maksimal 100 Mahasiswa

30 Juli 2026 - 15:53 WIB

Trending di Daerah