Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 11 Sep 2026 15:13 WIB ·

Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah


 Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah Perbesar

Lumajang, – Pendidikan semestinya menjadi ruang yang terbuka bagi siapa saja. Namun, bagi penyandang disabilitas, perjalanan untuk mendapatkan pendidikan yang layak kerap membutuhkan perjuangan lebih panjang.

Bukan hanya soal kemampuan untuk belajar, tetapi lebih mengarah ke persoalan akses, fasilitas, hingga biaya pendidikan.

Di tengah kondisi tersebut, muncul dorongan agar penyandang disabilitas di Kabupaten Lumajang mendapatkan perhatian lebih melalui kuota khusus beasiswa.

Ketua Komisi D DPRD Lumajang, Supratman, mengusulkan kuota tersebut sebesar 10 persen.

Usulan itu, kata dia, untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, termasuk di perguruan tinggi swasta (PTS) yang berada di Lumajang.

“Biar sama-sama memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan, dan biar universitas yang ada di Lumajang juga itu, jadi ada kesempatan yang sama,” kata Supratman, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, angka 10 persen dinilai sebagai kuota khusus yang dapat dialokasikan bagi penyandang disabilitas. Namun, usulan tersebut belum menjadi kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Supratman mengatakan mekanisme penerima nantinya perlu diatur melalui petunjuk teknis (juknis), terutama untuk menentukan siapa yang paling membutuhkan.

“Jadi ini sifatnya masih usulan dan nanti diseleksi, yang penting kuotanya 10 persen. Nanti dibuatkan juknis, kira-kira bisa mengakomodir yang sangat membutuhkan, karena terbatas, itu kalau disetujui oleh pemerintah,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Puluhan Siswa SDN Jugosari 3 Terisolasi Banjir Lahar Semeru, Pembelajaran Dialihkan Daring

2 November 2026 - 17:26 WIB

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Trending di Daerah