Longsor Tutup Jalur Lumajang-Malang, Roda Empat Kini Bisa Melintas Bergantian - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 13 Mei 2025 09:42 WIB ·

Longsor Tutup Jalur Lumajang-Malang, Roda Empat Kini Bisa Melintas Bergantian


 Longsor Tutup Jalur Lumajang-Malang, Roda Empat Kini Bisa Melintas Bergantian Perbesar

Lumajang, – Jalur nasional penghubung antara Lumajang dan Malang di Piket Nol KM 55, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kembali mengalami gangguan akibat tanah longsor yang terjadi pada Senin malam (12/5/25) pukul 22.34 WIB.

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menjadi penyebab utama longsor yang menimbun badan jalan dengan material tanah dan batu, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas.

Longsor tersebut membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas bebas, sementara kendaraan roda dua masih bisa melewati jalur tersebut secara bergantian dengan pengawasan ketat. Warga sekitar dan relawan aktif mengingatkan pengendara untuk berhenti saat terjadi longsor dan tidak memaksakan diri melintas demi keselamatan bersama.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menyampaikan bahwa proses pembersihan material longsor berjalan cepat dengan bantuan alat berat jenis loader.

“Progres hari ini roda empat sudah dapat melintas secara bergantian,” ujarnya, Selasa (13/5/25).

Meski demikian, pembersihan dan pemantauan kondisi jalan tetap dilanjutkan mengingat kontur tanah di kawasan Piket Nol yang labil dan berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Jalur Piket Nol memang dikenal rawan longsor, terlebih setelah adanya pengerjaan pelebaran jalan yang menyebabkan tebing menjadi labil.

Oleh karena itu, BPBD Lumajang bersama petugas proyek Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali terus siaga dan melakukan koordinasi untuk penanganan cepat jika terjadi longsor susulan.

“Pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup diberlakukan di beberapa titik rawan longsor untuk menghindari kemacetan panjang dan menjaga keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.

Pengendara roda dua dan empat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melewati jalur Piket Nol, terutama saat cuaca kurang bersahabat atau terjadi hujan deras.

“Warga dan pengguna jalan diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri melintas saat kondisi jalan berbahaya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Hadiah Umroh Antar Desa Purwosono Raih Predikat Lunas PBB Sembilan Tahun Berturut-turut

29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Tak Berhenti di Panggung, Pemkab Lumajang Tutup Segoro Topeng dengan Aksi Bersih Pantai

28 Juni 2026 - 22:21 WIB

Kelangkaan Solar Subsidi di Lumajang Berdampak pada Aktivitas Angkutan Pasir

26 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ojol dan PKL Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Biayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.000 Buruh Rentan

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti

25 Juni 2026 - 12:03 WIB

Trending di Daerah