Arif Fathoni Usul TNI Dilibatkan dalam Pendidikan Karakter Remaja Surabaya - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 7 Jul 2025 19:01 WIB ·

Arif Fathoni Usul TNI Dilibatkan dalam Pendidikan Karakter Remaja Surabaya


 Arif Fathoni Usul TNI Dilibatkan dalam Pendidikan Karakter Remaja Surabaya Perbesar

Surabaya, – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mengusulkan kerja sama antara Pemerintah Kota Surabaya dan TNI dalam upaya pembinaan karakter generasi muda. Ia menilai keterlibatan TNI sangat penting untuk menanamkan kedisiplinan, jiwa nasionalisme, serta membentuk karakter tangguh bagi anak-anak dan remaja di Kota Pahlawan.

Usulan ini disampaikan Fathoni sebagai respons atas kebijakan pemberlakuan jam malam oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Kebijakan tersebut ditujukan untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah hingga larut malam dan sebagai upaya penguatan pendidikan karakter.

Baca juga: Surabaya Terapkan Program Pembinaan 7 Hari Pascasweeping Remaja

“Jika ditemukan anak-anak yang berulang kali melanggar jam malam, perlu diberikan pendidikan karakter, bukan sekadar sanksi. Di sinilah TNI bisa berperan, melalui pelatihan kedisiplinan dan pembinaan yang mendidik,” ujar Arif Fathoni, Senin (7/7/2025).

Ia menyebut, Surabaya memiliki potensi besar untuk menjalin kolaborasi dengan institusi TNI, mengingat keberadaan markas besar seperti Koarmada II dan Kodam V/Brawijaya di kota ini.

Baca juga: Komitmen Baru: Kasat Reskrim Surabaya Nyatakan Perang Terhadap Curanmor

“Pemkot bisa menggandeng Koarmada maupun Kodam untuk memberikan pelatihan disiplin dan pembinaan nasionalisme kepada remaja. Ini penting agar mereka terhindar dari pergaulan bebas, narkoba, dan pengaruh negatif lainnya,” tambahnya.

Lebih jauh, Arif Fathoni juga menekankan perlunya program evaluasi berkala atas penerapan kebijakan jam malam, minimal setiap tiga bulan sekali. Hal ini, menurutnya, penting agar efektivitas program dapat terus dipantau dan ditingkatkan.

Tak hanya itu, ia juga mendorong Pemkot Surabaya menginisiasi program pelayaran kebangsaan bekerja sama dengan Koarmada II. Program ini bisa melibatkan pelajar dan remaja yang berprestasi untuk mengikuti pelayaran sebagai ajang pembentukan karakter pemimpin masa depan.

“Melalui pelayaran ini, pelajar bisa belajar tentang kebhinekaan, geopolitik, nasionalisme, serta potensi ancaman disintegrasi bangsa. Ini akan menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berprestasi,” tandas Fathoni.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah