Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 13 Jul 2025 18:57 WIB ·

Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang


 Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang, Muhammad Darwis atau yang akrab disapa Gus Darwis, menegaskan pentingnya kehadiran NU sebagai kekuatan sipil yang mampu menjadi penyeimbang dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah di tingkat daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Darwis dalam forum Musyawarah Kerja Cabang (Muskercap) II yang digelar di Pondok Pesantren Al-Maliki, Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten  Lumajang, Minggu (13/7/25).

Baca juga: RSNU Lumajang Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Puluhan Warga Tak Mampu

“PCNU bukan hanya sebagai pendukung pemerintah, tetapi juga pengawal. Kita harus memastikan bahwa kebijakan publik yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Gus Darwis di hadapan para peserta Muskercap.

Menurutnya, sebagai organisasi keagamaan yang memiliki akar kuat di masyarakat, NU memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut serta mengawasi serta memberikan masukan terhadap setiap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat, terutama di sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan.

Baca juga: Fatwa MUI Tidak Larang Total Sound Horeg, Bupati Lumajang: Yang Penting Tidak Ganggu Lingkungan

Lebih lanjut, Gus Darwis menjelaskan bahwa PCNU tidak akan tinggal diam terhadap persoalan publik. Bentuk keterlibatan PCNU bisa melalui berbagai cara seperti audiensi langsung, diskusi terbuka, maupun penyampaian rekomendasi secara formal dalam forum-forum strategis.

“Kita akan lihat sesuai dinamika yang berkembang. Bila perlu, PCNU akan tampil sebagai pengingat agar roda pemerintahan tetap berada di rel yang benar,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah