Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 13 Jul 2025 18:57 WIB ·

Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang


 Gus Darwis: NU Harus Hadir Sebagai Penyeimbang Pemerintah di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang, Muhammad Darwis atau yang akrab disapa Gus Darwis, menegaskan pentingnya kehadiran NU sebagai kekuatan sipil yang mampu menjadi penyeimbang dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah di tingkat daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Darwis dalam forum Musyawarah Kerja Cabang (Muskercap) II yang digelar di Pondok Pesantren Al-Maliki, Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten  Lumajang, Minggu (13/7/25).

Baca juga: RSNU Lumajang Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Puluhan Warga Tak Mampu

“PCNU bukan hanya sebagai pendukung pemerintah, tetapi juga pengawal. Kita harus memastikan bahwa kebijakan publik yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Gus Darwis di hadapan para peserta Muskercap.

Menurutnya, sebagai organisasi keagamaan yang memiliki akar kuat di masyarakat, NU memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut serta mengawasi serta memberikan masukan terhadap setiap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat, terutama di sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan.

Baca juga: Fatwa MUI Tidak Larang Total Sound Horeg, Bupati Lumajang: Yang Penting Tidak Ganggu Lingkungan

Lebih lanjut, Gus Darwis menjelaskan bahwa PCNU tidak akan tinggal diam terhadap persoalan publik. Bentuk keterlibatan PCNU bisa melalui berbagai cara seperti audiensi langsung, diskusi terbuka, maupun penyampaian rekomendasi secara formal dalam forum-forum strategis.

“Kita akan lihat sesuai dinamika yang berkembang. Bila perlu, PCNU akan tampil sebagai pengingat agar roda pemerintahan tetap berada di rel yang benar,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah