Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 31 Jul 2025 16:01 WIB ·

Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada


 Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberlakukan sistem buka-tutup di jalur Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menyusul longsor besar yang menutup jalur utama penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Kota Malang sejak Kamis pagi (31/7/25).

Longsor yang terjadi di Kilometer 56 membawa material berupa tanah, batu, dan pohon besar yang melintang di badan jalan. Arus lalu lintas sempat lumpuh total selama beberapa jam sebelum petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, dan relawan mulai membersihkan lokasi.

Karena tidak ada jalur alternatif yang memungkinkan dilalui kendaraan, pemerintah mengambil langkah cepat dengan menerapkan sistem buka-tutup sebagai solusi darurat untuk mengurai kemacetan dan memungkinkan kendaraan tetap melintas secara terbatas.

Baca juga: Longsor Tutup Total Jalur Lumajang-Malang, Ratusan Kendaraan Terjebak

“Untuk pengalihan jalur tidak memungkinkan. Medannya berat dan tidak ada rute pengganti. Jadi sementara ini kami terapkan sistem buka-tutup agar lalu lintas tetap bisa berjalan, meski bergantian,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, Kamis siang.

Sistem buka-tutup diterapkan secara bergantian dari dua arah, dengan pengawasan langsung dari petugas lapangan.

Baca juga: Pemkab Lumajang Kirim Sembako untuk Warga Terjebak Banjir

Namun, Yudi menegaskan bahwa kondisi jalan masih sangat rawan dan masyarakat diminta ekstra hati-hati saat melintasi area longsor.

“Struktur tanah di lokasi longsor masih labil. Ditambah curah hujan yang belum reda, potensi longsor susulan masih tinggi. Kami minta pengendara bersabar dan tetap waspada,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengamanan Mudik Lebaran di Lumajang, Patroli Rumah Kosong hingga Pos Pelayanan Terpadu

13 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kesiapan Pemda Lumajang Saat Lebaran, Bupati Indah Standby Pantau Arus Mudik dan Pelayanan

13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Tanpa Libur, Petugas Pemkab Lumajang Siap Layani Masyarakat Saat Mudik

13 Maret 2026 - 09:17 WIB

Operasi Ketupat 2026 Berlangsung 13–29 Maret, Ratusan Personel Siaga di Lumajang

13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Digarap, AHY: Tuntaskan Masalah KCJB Dulu

12 Maret 2026 - 18:37 WIB

Pantau Langsung Jalan Rusak, Indah Amperawati Kerahkan Tim Aspal Keliling

12 Maret 2026 - 16:54 WIB

Trending di Nasional