Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 31 Jul 2025 16:01 WIB ·

Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada


 Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberlakukan sistem buka-tutup di jalur Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menyusul longsor besar yang menutup jalur utama penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Kota Malang sejak Kamis pagi (31/7/25).

Longsor yang terjadi di Kilometer 56 membawa material berupa tanah, batu, dan pohon besar yang melintang di badan jalan. Arus lalu lintas sempat lumpuh total selama beberapa jam sebelum petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, dan relawan mulai membersihkan lokasi.

Karena tidak ada jalur alternatif yang memungkinkan dilalui kendaraan, pemerintah mengambil langkah cepat dengan menerapkan sistem buka-tutup sebagai solusi darurat untuk mengurai kemacetan dan memungkinkan kendaraan tetap melintas secara terbatas.

Baca juga: Longsor Tutup Total Jalur Lumajang-Malang, Ratusan Kendaraan Terjebak

“Untuk pengalihan jalur tidak memungkinkan. Medannya berat dan tidak ada rute pengganti. Jadi sementara ini kami terapkan sistem buka-tutup agar lalu lintas tetap bisa berjalan, meski bergantian,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, Kamis siang.

Sistem buka-tutup diterapkan secara bergantian dari dua arah, dengan pengawasan langsung dari petugas lapangan.

Baca juga: Pemkab Lumajang Kirim Sembako untuk Warga Terjebak Banjir

Namun, Yudi menegaskan bahwa kondisi jalan masih sangat rawan dan masyarakat diminta ekstra hati-hati saat melintasi area longsor.

“Struktur tanah di lokasi longsor masih labil. Ditambah curah hujan yang belum reda, potensi longsor susulan masih tinggi. Kami minta pengendara bersabar dan tetap waspada,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Erupsi Semeru Disertai Awan Panas 4,5 Kilometer dan Kolom Abu 1.000 Meter

19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi Mahasiswa menggugat, Enam Tuntutan Dibawa ke DPRD Lumajang

18 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Perhatian Warga Lumajang, Antrean Pertalite Mengular

11 Juni 2026 - 08:47 WIB

Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang

9 Juni 2026 - 15:22 WIB

Dampak Pelemahan Rupiah, Harga Ban Motor di Lumajang Kini Tembus Rp 325 Ribu

7 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dari Surabaya ke Pegangsaan Timur: Jejak Panjang Bung Karno Menuju Proklamasi Kemerdekaan

6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional