Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 31 Jul 2025 16:01 WIB ·

Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada


 Jalur Piket Nol Diterapkan Sistem Buka-Tutup, Pengendara Diminta Sabar dan Waspada Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberlakukan sistem buka-tutup di jalur Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menyusul longsor besar yang menutup jalur utama penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Kota Malang sejak Kamis pagi (31/7/25).

Longsor yang terjadi di Kilometer 56 membawa material berupa tanah, batu, dan pohon besar yang melintang di badan jalan. Arus lalu lintas sempat lumpuh total selama beberapa jam sebelum petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, dan relawan mulai membersihkan lokasi.

Karena tidak ada jalur alternatif yang memungkinkan dilalui kendaraan, pemerintah mengambil langkah cepat dengan menerapkan sistem buka-tutup sebagai solusi darurat untuk mengurai kemacetan dan memungkinkan kendaraan tetap melintas secara terbatas.

Baca juga: Longsor Tutup Total Jalur Lumajang-Malang, Ratusan Kendaraan Terjebak

“Untuk pengalihan jalur tidak memungkinkan. Medannya berat dan tidak ada rute pengganti. Jadi sementara ini kami terapkan sistem buka-tutup agar lalu lintas tetap bisa berjalan, meski bergantian,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, Kamis siang.

Sistem buka-tutup diterapkan secara bergantian dari dua arah, dengan pengawasan langsung dari petugas lapangan.

Baca juga: Pemkab Lumajang Kirim Sembako untuk Warga Terjebak Banjir

Namun, Yudi menegaskan bahwa kondisi jalan masih sangat rawan dan masyarakat diminta ekstra hati-hati saat melintasi area longsor.

“Struktur tanah di lokasi longsor masih labil. Ditambah curah hujan yang belum reda, potensi longsor susulan masih tinggi. Kami minta pengendara bersabar dan tetap waspada,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Trending di Nasional