Rute Strategis Macet Total: KAI Terpaksa Putar Arah dan Batalkan Kereta - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 2 Agu 2025 16:57 WIB ·

Rute Strategis Macet Total: KAI Terpaksa Putar Arah dan Batalkan Kereta


 Rute Strategis Macet Total: KAI Terpaksa Putar Arah dan Batalkan Kereta Perbesar

Surabaya, – Jalur utama kereta api antara Surabaya dan Jakarta lumpuh total sejak Jumat (1/8), menyusul gangguan operasional yang terjadi di kawasan Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Imbasnya, sembilan perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya terpaksa dibatalkan, sementara sejumlah lainnya dialihkan dengan pola operasi memutar.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa proses normalisasi jalur hingga kini masih terus dilakukan. Namun, demi menjamin keselamatan dan kelancaran operasional, sejumlah kebijakan darurat harus diambil.

Baca juga: Dua Tahun Berturut-turut Gagal Capai Target, Pendapatan Surabaya Perlu Dievaluasi Total

“Sebagian perjalanan KA dialihkan melalui jalur memutar yang lebih panjang, sementara lainnya dibatalkan karena tidak memungkinkan untuk dioperasikan dalam kondisi saat ini,” kata Luqman, Sabtu (2/8/25).

Gangguan yang terjadi di Stasiun Pegadenbaru berdampak langsung pada jalur strategis lintas utara Jawa yang menghubungkan Surabaya dengan Jakarta.

Jalur ini selama ini menjadi tulang punggung perjalanan kereta antarkota di Pulau Jawa, khususnya rute Surabaya Pasarturi Gambir dan Pasarturi Pasar Senen.

Perjalanan KA seperti Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Jayabaya, hingga Gumarang yang selama ini menjadi andalan warga untuk mobilitas antarkota kini harus dibatalkan atau mengalami keterlambatan ekstrem akibat pengalihan rute.

Baca juga: 38 UMKM Tampilkan Inovasi Produk Unggulan di BI Youth Tiful Festival Malang 2025

Untuk kereta yang masih dioperasikan, KAI memberlakukan pola operasi memutar. Artinya, kereta tidak lagi melewati jalur Pegadenbaru, melainkan harus berputar lewat jalur alternatif yang lebih panjang seperti Cikampek Purwakarta Bandung. Akibatnya, waktu tempuh bisa meningkat hingga 3–5 jam lebih lama dari jadwal normal.

Hal ini tidak hanya menyulitkan penumpang yang sudah memiliki jadwal ketat, tetapi juga menambah beban operasional KAI, mulai dari kebutuhan bahan bakar, pengaturan kru, hingga rotasi armada.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kompensasi pengembalian bea tiket 100% bagi penumpang yang terdampak pembatalan maupun keterlambatan tinggi.

Baca juga: Kelangkaan BBM di Jember Tak Berdampak Signifikan pada Harga Bahan Pokok, Namun Waspadai Potensi Gangguan Distribusi

Refund dapat dilakukan di seluruh loket stasiun online dalam waktu 7 x 24 jam tanpa potongan biaya administrasi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami pastikan informasi terbaru akan terus disampaikan melalui kanal resmi KAI,” ujar Luqman.

Berikut daftar KAI yang dibatalkan:

• KA 1 Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi–Gambir)

• KA 39 Sembrani (Surabaya Pasarturi–Gambir)

• KA 93 Jayabaya (Surabaya Pasarturi–Malang)

• KA 94–91 Jayabaya (Malang–Surabaya Pasarturi–Pasar Senen)

• KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi–Pasar Senen)

• KA 29F Anjasmoro (Surabaya Pasarturi–Gambir)

• KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng–Pasar Senen)

• KA 253 Kertajaya (Surabaya Pasarturi–Pasar Senen)

• KA 5 Argo Semeru (Surabaya Gubeng–Gambir)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional