Bermodal HCL dan Linggis, Warga Bobol Gudang dan Curi Motor Mahasiswa KKN - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Kriminal · 16 Agu 2025 15:43 WIB ·

Bermodal HCL dan Linggis, Warga Bobol Gudang dan Curi Motor Mahasiswa KKN


 Bermodal HCL dan Linggis, Warga Bobol Gudang dan Curi Motor Mahasiswa KKN Perbesar

Lumajang, – Aksi pencurian yang melibatkan teknik tidak biasa terjadi di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Seorang warga setempat berinisial Saman (38) nekat mencuri dua sepeda motor milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan cara membobol gudang penyimpanan menggunakan cairan HCL dan linggis.

Motor yang dicuri adalah milik Ika Wahyu, mahasiswa Universitas Jember (Unej), dan Thoriq, mahasiswa Universitas Islam Negeri KHAS Jember.

Kedua kendaraan tersebut diparkir di gudang yang telah disiapkan oleh panitia KKN sebagai tempat penitipan barang dan kendaraan peserta.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, dalam konferensi pers pada Sabtu (16/8/2025), mengungkapkan pelaku awalnya mencoba melubangi tembok gudang dengan menyiramkan cairan HCL (asam klorida), namun gagal.

Baca juga: Sindikat Pencuri Meteran Air Diringkus, Polres Lumajang Kejar Dua DPO

Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian merusak pintu gudang menggunakan alat bantu seperti linggis dan obeng.

“Modus ini cukup jarang ditemukan dalam kasus curanmor di desa. Pelaku menunjukkan niat dan perencanaan yang kuat untuk membobol tempat penyimpanan,” kata Alex, Sabtu (16/8/25).

“Setelah berhasil masuk ke dalam gudang, pelaku membawa kabur dua sepeda motor dan menjualnya bersama rekannya yang kini masih buron,” tambahnya.

Baca juga: Polres Lumajang Amankan Tiga Oknum LSM Diduga Peras Kades Tunjung

Polres Lumajang menangkap Saman, satu dari dua pelaku, beberapa hari setelah kejadian yang berlangsung pada 6 Agustus 2025.

Dari hasil pemeriksaan, Saman mengaku hanya mendapat Rp1,5 juta dari hasil penjualan motor curian, yang dibagi bersama rekannya.

“Satu pelaku sudah kami amankan. Kami masih mengejar satu pelaku lain serta mencari keberadaan dua motor tersebut untuk dikembalikan ke pemiliknya,” jelasnya.

Ironisnya, Saman adalah warga desa yang sebelumnya diminta oleh kepala desa untuk membantu menjaga keamanan mahasiswa KKN selama mereka tinggal di desa.

Namun, rasa sakit hati karena merasa tidak dihargai dan diabaikan oleh para mahasiswa, menjadi motif utama SM melakukan pencurian.

“Pelaku merasa mahasiswa tidak berbaur dengan warga dan itu memicu rasa sakit hati. Ini yang kemudian mendorong niat melakukan pencurian,” tambah Alex.

Insiden ini sempat viral di media sosial, memicu kekhawatiran dari pihak kampus. Universitas Jember bahkan memutuskan untuk menarik seluruh mahasiswanya dari lokasi KKN di Lumajang dengan alasan keamanan.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dindikbud Lumajang Masih Kaji Sanksi untuk SMP PGRI Sukodono, Status Guru Non-ASN Jadi Alasan

5 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pembunuhan Perempuan Muda di Randuagung: Terduga Pelaku Ditangkap, Motif Masih Dicari

5 Juli 2026 - 13:42 WIB

Siswa SMP PGRI Sukodono yang Tewas Diduga Dianiaya Dikenal Pendiam dan Aktif Mengaji

3 Juli 2026 - 23:04 WIB

Sesudah Dugaan Bullying, Mediasi Sekolah Memantik Polemik Baru

1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Siswa SMP di Lumajang Diduga Tewas Akibat Bullying, Polisi Tetapkan Satu Teman Sekelas Tersangka

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Polda Jatim Jerat Ayah Kandung dengan Pasal Pemberatan, Ancaman 15 Tahun Penjara

30 Juni 2026 - 19:03 WIB

Trending di Kriminal