Graduasi PKH Desa Bodang Lumajang yang Inspiratif - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 27 Agu 2025 17:57 WIB ·

Dari Bansos ke Sukses Kopi Lumajang: Kisah Inspiratif Graduasi PKH di Desa Bodang


 Dari Bansos ke Sukses Kopi Lumajang: Kisah Inspiratif Graduasi PKH di Desa Bodang Perbesar

Di Desa Bodang, Kecamatan Padang, Lumajang, kisah Isma Wahidatul Janah (35) menjadi bukti nyata bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) bukan sekadar bantuan sosial. Ia adalah contoh bagaimana penerima manfaat mampu bangkit, mandiri secara ekonomi, dan siap melakukan graduasi PKH.

Lima tahun lalu, Isma masih bergantung pada bantuan PKH sebagai keluarga penerima manfaat (KPM). Modal itulah yang ia gunakan untuk membeli biji kopi dan peralatan sederhana, hingga lahirlah usaha kopi bubuk rumahan.

“Awalnya hanya ingin menambah penghasilan keluarga. Bantuan PKH itu modal awal untuk membeli peralatan dan bahan baku,” ujarnya sambil menata biji kopi di etalase kecil miliknya.


Dari Dapur Rumah ke Pasar Lokal

Usaha kopi Isma perlahan berkembang. Dari yang hanya diproduksi untuk kebutuhan rumah tangga, kini mampu melayani permintaan antar-desa. Aroma kopi khas Lumajang menjadi daya tarik utama.

Graduasi PKH yang ia capai menandakan dirinya tidak lagi bergantung pada bantuan rutin. Sebaliknya, ia sudah mandiri dalam mengelola usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.


Dukungan Pemerintah Daerah

Dalam kunjungan ke Kecamatan Padang, Selasa (26/8/2025), Bupati Lumajang, Bunda Indah, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, meninjau langsung usaha kopi Isma.

“Graduasi PKH bukan sekadar penghentian bantuan, tetapi pengakuan bahwa KPM mampu mandiri dan memberi inspirasi bagi penerima lainnya,” kata Mas Yudha.

Isma pun mendapat dukungan tambahan berupa pelatihan kemasan dari pemerintah, agar produk kopinya memiliki nilai jual lebih tinggi. Bupati Bunda Indah menegaskan bahwa keberhasilan Isma adalah bukti efektivitas PKH.

“Graduasi PKH adalah tujuan utama. KPM yang mandiri bukan lagi penerima bantuan, tetapi penggerak ekonomi lokal dan mentor bagi keluarga lain,” tegas Bunda Indah.


Tantangan dan Kunci Sukses

Perjalanan menuju kemandirian tidak selalu mudah. Tantangan terbesar bagi Isma adalah memperluas pasar dan menjaga stabilitas keuangan usaha. Namun dengan disiplin dan konsistensi, kualitas kopi tetap ia jaga mulai dari pemilihan biji, pengeringan, hingga penggilingan.

Dukungan keluarga juga berperan penting. Suami dan anaknya turut membantu dalam produksi dan pemasaran, sehingga usaha berjalan lancar.


Inspirasi Bagi UMKM Desa

Keberhasilan Isma mendorong pemerintah desa untuk lebih serius mengembangkan UMKM lokal. Pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, dan dukungan kemasan akan terus digencarkan agar produk desa mampu bersaing di tingkat nasional.

Graduasi PKH bukan sekadar angka, melainkan simbol bahwa bantuan sosial bisa menciptakan masyarakat yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Kisah Isma Wahidatul Janah bukan hanya tentang kopi, tetapi juga tentang keberanian, kerja keras, dan bagaimana PKH menjadi jembatan menuju kemandirian di Desa Bodang, Kecamatan Padang, Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Trending di Daerah