Kerja Sama Pemkab Lumajang dan Unesa di Tridharma - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 5 Sep 2025 14:36 WIB ·

Unesa dan Pemkab Lumajang Perkuat Tridharma: Riset Lokal hingga Akselerasi SDM Daerah


 Unesa dan Pemkab Lumajang Perkuat Tridharma: Riset Lokal hingga Akselerasi SDM Daerah Perbesar

Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi memperbarui kerja sama strategis di bidang Tridharma Perguruan Tinggi. Langkah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong riset berbasis potensi lokal, sekaligus memperluas pengabdian masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan daerah.

Kolaborasi untuk SDM dan Inovasi

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyebutkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang. Menurutnya, transformasi Lumajang tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga harus diperkuat dengan riset dan inovasi akademisi.

“Transformasi daerah harus ditopang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan kerja sama perguruan tinggi, kita berharap ada percepatan pengembangan potensi lokal sekaligus peningkatan pelayanan publik,” tegasnya saat audiensi dengan jajaran Unesa di Ruang Mahameru, Rabu (3/9/2025).

Ruang Lingkup Kerja Sama

Perjanjian ini lahir dari permohonan resmi Wakil Rektor IV Unesa Nomor: B/50394/UN38.IV/TU.00/2025 tertanggal 29 April 2025. Isi kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga ruang kolaborasi lain sesuai kebutuhan daerah dan regulasi yang berlaku.

Bunda Indah menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan penguatan sinergi antara teori dan praktik. Ia berharap riset Unesa mampu memberi solusi atas persoalan nyata seperti ketahanan pangan, pengembangan pariwisata, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan desa.

Sementara itu, program pengabdian masyarakat diharapkan mampu langsung memperkuat literasi, keterampilan, dan kemandirian ekonomi warga Lumajang.

Implementasi Terukur dan Berkelanjutan

Kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan. Setiap program nantinya akan diturunkan dalam bentuk perjanjian teknis (PKS) yang lebih detail agar memiliki target, arah, dan indikator keberhasilan yang jelas.

Bupati optimistis, kemitraan ini akan menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih inovatif.

“Perguruan tinggi hadir dengan riset dan inovasi, pemerintah hadir dengan kebijakan dan implementasi. Jika keduanya berjalan bersama, hasilnya akan langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Lumajang sebagai Laboratorium Pembangunan

Melalui kemitraan ini, Lumajang diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi produktif. Tidak hanya menjadi tempat praktik akademik, tetapi juga berkembang sebagai laboratorium pembangunan yang menyatukan pengetahuan, kebijakan, serta pemberdayaan masyarakat untuk menjawab tantangan zaman.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelantikan Pejabat Baru di Jember Dibayangi Silpa Rp700 Miliar

3 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Trending di Daerah