Ruang Usaha Masyarakat Lumajang dan Kreativitas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 11 Sep 2025 11:06 WIB ·

Bunda Indah Dukung Ekonomi Kreatif: Resmikan Cafe Sinaria dan Flareya Beauty Skincare


 Bunda Indah Dukung Ekonomi Kreatif: Resmikan Cafe Sinaria dan Flareya Beauty Skincare Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan ruang usaha yang lahir dari kreativitas masyarakat bukan hanya urusan ekonomi. Menurutnya, setiap usaha juga menjadi wadah interaksi sosial, tempat lahirnya ide-ide baru, dan penguat solidaritas antarwarga.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri peresmian Cafe Sinaria, peluncuran Flareya Beauty Skincare, dan ulang tahun ke-3 Fariz Gym di kawasan Stadion Semeru, Minggu malam (7/9/2025). Tiga momentum ini menjadi bukti nyata bahwa warga Lumajang mampu berinovasi di bidang kuliner, kecantikan, dan olahraga dengan semangat kemandirian.

“Yang besar selalu berawal dari yang kecil. Cafe Sinaria, misalnya, bukan sekadar tempat kuliner. Ia bisa menjadi ruang diskusi, brainstorming, dan tongkrongan positif bagi anak muda. Begitu juga usaha lainnya. Semua membangun ruang interaksi, ruang silaturahmi, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Bunda Indah.

Bunda Indah menekankan, semangat wirausaha masyarakat Lumajang telah menciptakan manfaat ganda. Usaha yang lahir dari warga bukan hanya membuka lapangan kerja, tapi juga memperluas ruang kebersamaan.

“Kita butuh tempat-tempat yang menghubungkan warga, tempat melahirkan ide, dan ruang yang menghidupkan solidaritas. Dari sinilah kekuatan Lumajang tumbuh,” tambahnya.

Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) turut menegaskan bahwa usaha masyarakat memperlihatkan wajah ekonomi berbasis gotong royong.

“Kita melihat energi baru dari warga sendiri. Mereka menghadirkan usaha yang sehat, mendorong hidup produktif, dan sekaligus menghidupkan jejaring sosial,” ucapnya.

Hadirnya usaha kreatif seperti Cafe Sinaria, Flareya Beauty Skincare, dan Fariz Gym menunjukkan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada investasi besar. Inisiatif warga menjadi motor ekonomi kerakyatan yang tumbuh sekaligus menguatkan ruang sosial inklusif.

Bunda Indah menutup sambutannya dengan ajakan membangun ekonomi rakyat berbasis kebersamaan.

“Mari kita terus hidupkan ruang-ruang usaha yang memberi manfaat ganda: ekonomi tumbuh, masyarakat rukun, dan anak muda punya wadah berkreasi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah