Ruang Usaha Masyarakat Lumajang dan Kreativitas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 11 Sep 2025 11:06 WIB ·

Bunda Indah Dukung Ekonomi Kreatif: Resmikan Cafe Sinaria dan Flareya Beauty Skincare


 Bunda Indah Dukung Ekonomi Kreatif: Resmikan Cafe Sinaria dan Flareya Beauty Skincare Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan ruang usaha yang lahir dari kreativitas masyarakat bukan hanya urusan ekonomi. Menurutnya, setiap usaha juga menjadi wadah interaksi sosial, tempat lahirnya ide-ide baru, dan penguat solidaritas antarwarga.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri peresmian Cafe Sinaria, peluncuran Flareya Beauty Skincare, dan ulang tahun ke-3 Fariz Gym di kawasan Stadion Semeru, Minggu malam (7/9/2025). Tiga momentum ini menjadi bukti nyata bahwa warga Lumajang mampu berinovasi di bidang kuliner, kecantikan, dan olahraga dengan semangat kemandirian.

“Yang besar selalu berawal dari yang kecil. Cafe Sinaria, misalnya, bukan sekadar tempat kuliner. Ia bisa menjadi ruang diskusi, brainstorming, dan tongkrongan positif bagi anak muda. Begitu juga usaha lainnya. Semua membangun ruang interaksi, ruang silaturahmi, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Bunda Indah.

Bunda Indah menekankan, semangat wirausaha masyarakat Lumajang telah menciptakan manfaat ganda. Usaha yang lahir dari warga bukan hanya membuka lapangan kerja, tapi juga memperluas ruang kebersamaan.

“Kita butuh tempat-tempat yang menghubungkan warga, tempat melahirkan ide, dan ruang yang menghidupkan solidaritas. Dari sinilah kekuatan Lumajang tumbuh,” tambahnya.

Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) turut menegaskan bahwa usaha masyarakat memperlihatkan wajah ekonomi berbasis gotong royong.

“Kita melihat energi baru dari warga sendiri. Mereka menghadirkan usaha yang sehat, mendorong hidup produktif, dan sekaligus menghidupkan jejaring sosial,” ucapnya.

Hadirnya usaha kreatif seperti Cafe Sinaria, Flareya Beauty Skincare, dan Fariz Gym menunjukkan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada investasi besar. Inisiatif warga menjadi motor ekonomi kerakyatan yang tumbuh sekaligus menguatkan ruang sosial inklusif.

Bunda Indah menutup sambutannya dengan ajakan membangun ekonomi rakyat berbasis kebersamaan.

“Mari kita terus hidupkan ruang-ruang usaha yang memberi manfaat ganda: ekonomi tumbuh, masyarakat rukun, dan anak muda punya wadah berkreasi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Tidur Semalaman, Warga Citrodiwangsan Ini Pulang Bawa Sepeda Listrik dari Jalan Santai

23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Satu Jalan, Banyak Cerita: Suasana Hangat Jalan Santai Bersama Ribuan Warga Lumajang

23 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Pedagang Cilot Raup Rp850 Ribu di Jalan Santai Agus-Ratih, Dua Kali Lipat dari Pendapatan Biasanya

23 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai Agus-Ratih di Lumajang, 1.500 Makanan dan Minuman Gratis Ludes

23 Agustus 2026 - 07:43 WIB

HUT RI ke-81, Jalan Santai Agus Setiawan-Ratih Damayanti Diikuti Ribuan Warga Lumajang

23 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Jalan Santai HUT RI di Lumajang, Agus Setiawan: Bisa Dapat Hadiah dan Makan Gratis

22 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Trending di Daerah