Lumajang, – Kegiatan jalan santai yang digelar Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang Agus Setiawan bersama anggota DPRD Lumajang Ratih Damayanti tidak hanya menjadi ajang olahraga masyarakat.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) Lumajang.
Ribuan warga Kabupaten Lumajang mengikuti jalan santai tersebut. Kehadiran ribuan peserta sekaligus menjadi peluang bagi pelaku UMKM dan PKL untuk menawarkan dagangan mereka.
Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan mengatakan pihaknya mengajak sejumlah pelaku UMKM dan PKL untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Dalam acara jalan santai ini tentunya Kadin Lumajang mengajak semua pelaku UMKM dan PKL Lumajang,” katanya, Sabtu (23/8/2026).
Kata dia, berbagai jenis dagangan dijajakan para pelaku usaha. “Di antaranya cilot, sempol, balon anak-anak, sate aci, es dawet, es cincau, jajanan, kopi hingga berbagai dagangan lainnya,” ucap dia.
Menurutnya, keterlibatan UMKM dan PKL menjadi bagian dari kegiatan jalan santai yang diikuti masyarakat dari berbagai daerah di Kabupaten Lumajang.
“Yang tentunya, acara ini sangat berdampak bagi para pelaku UMKM dan PKL,” jelasnya.
Sementara itu, slah seorang pedagang cilot, Sucipto, mengatakan ramainya peserta jalan santai berdampak terhadap pendapatannya. Ia mengaku memperoleh hasil penjualan lebih besar dibandingkan hari biasa.
“Kalau hari biasa saya hanya mendapatkan Rp200 ribu sampai Rp300 ribu,” kata Sucipto.
Namun, saat berjualan dalam kegiatan jalan santai yang diselenggarakan Agus Setiawan dan Ratih Damayanti, pendapatannya meningkat.
“Di acara jalan santai yang diadakan Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan dan Ratih Damayanti selaku anggota DPRD Lumajang sangat berdampak sekali bagi kami selaku pedagang kaki lima,” tutur dia.
Sucipto menyebut omzet penjualannya dalam kegiatan tersebut mencapai Rp850 ribu.
“Karena hasil dari jualan dari acara ini dua kali lipat pendapatan saya, yakni Rp850 ribu,” ucap dia.
Bagi Sucipto, ramainya masyarakat yang hadir memberikan peluang lebih besar bagi pedagang untuk mendapatkan pembeli.
“Kegiatan yang melibatkan UMKM dan PKL seperti ini memberikan dampak langsung terhadap hasil penjualan,” pungkasnya.
Kegiatan jalan santai tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT Republik Indonesia ke-81. Selain mengikuti jalan santai, masyarakat juga dapat menikmati berbagai dagangan yang disediakan para pelaku UMKM dan PKL.
Tinggalkan Balasan