Lumajang, – Pagi itu, jalan santai tidak sekadar menjadi aktivitas berjalan bersama. Di antara langkah para peserta, ada sapaan, senyum, dan sesekali momen ketika warga mengabadikan kebersamaan melalui kamera ponselnya.
Kegiatan jalan santai yang diselenggarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang Agus Setiawan bersama anggota DPRD Lumajang Ratih Damayanti tersebut diikuti ribuan warga Kabupaten Lumajang.
Bagi Ratih, ada suasana berbeda dalam kegiatan tersebut. Jalan santai membuat dirinya dapat bertemu dan menyapa masyarakat secara langsung di sepanjang perjalanan.
“Ada yang berbeda dan unik. Berjalan santai, menyapa masyarakat yang melihat di pinggir jalan,” katanya, Sabtu (23/8/2026).
Langkah demi langkah membuat suasana kegiatan terasa lebih cair. Tidak ada jarak yang terlalu kaku antara peserta dengan orang-orang yang berada di sepanjang jalur jalan santai.
Ratih mengatakan sejumlah peserta bahkan sesekali mengabadikan momen bersama dirinya.
Kamera ponsel menjadi bagian dari suasana kegiatan ketika peserta meminta foto bersama.
“Ada pula para peserta sesekali mengabadikan foto bersama saya,” katanya.
Momen-momen sederhana tersebut menjadi bagian dari cerita dalam kegiatan jalan santai. Bagi peserta, kegiatan bukan hanya tentang menyelesaikan rute yang telah ditentukan, tetapi kesempatan bertemu, menyapa dan menikmati suasana bersama.
“Tentunya acara ini sekaligus untuk menikmati suasana jalan kaki bersama-sama. Dan disini semua tersa sama,” jelasnya.
Jalan santai juga mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Kabupaten Lumajang. Ribuan peserta berjalan dalam satu kegiatan yang berlangsung dalam suasana perayaan.
Baginya, interaksi langsung seperti menyapa warga dan berfoto bersama menjadi pengalaman tersendiri. Pertemuan yang terjadi secara spontan membuat kegiatan jalan santai memiliki cerita di luar aktivitas berjalan kaki.
Di tengah keramaian peserta, sapaan dari masyarakat dan ajakan berfoto menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan.
“Momen tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan sederhana dapat menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan tokoh yang hadir,” tuturnya.
Tinggalkan Balasan