Pemkot Surabaya Tertibkan Penghuni Ilegal Rusunawa: 13 Unit Warugunung Disegel - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 11 Sep 2025 20:28 WIB ·

Pemkot Surabaya Tertibkan Penghuni Ilegal Rusunawa: 13 Unit Warugunung Disegel


 Pemkot Surabaya Tertibkan Penghuni Ilegal Rusunawa: 13 Unit Warugunung Disegel Perbesar

Surabaya, – Pemerintah Kota Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menertibkan hunian subsidi yang disalahgunakan. Sebanyak 13 unit di Rusunawa Warugunung, Kecamatan Karang Pilang, resmi disegel karena penghuninya terbukti melanggar aturan. Ada yang menunggak retribusi, ada pula yang ber-KTP luar Surabaya.

Penertiban dilakukan pada Kamis (11/9/2025) oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Dinas Sosial, Bagian Hukum, Kecamatan Karang Pilang, Kelurahan setempat, serta aparat Polsek, Koramil, dan Paguyuban Rusun.

“Sebagian kamar sudah kosong, tapi ada juga yang masih berisi kasur dan lemari. Semua barang yang masih tertinggal kami keluarkan,” jelas Agnis Juistityas, Sub Koordinator Penindakan Satpol PP Surabaya.

Baca juga: Cold Storage Perkuat Rantai Pasok Pisang Lumajang ke Pasar Modern

Sebelum dilakukan penyegelan, penghuni yang melanggar telah diberikan surat peringatan secara bertahap. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, sebagian besar tidak juga merespons, bahkan terkesan mengabaikan.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Kunci, Pemkot Surabaya Targetkan Retribusi Aset Rp121 Miliar di 2025

“Kami sudah kirim surat peringatan sebelumnya. Tapi kalau tetap bandel, ya akan kami kosongkan dan segel,” tegas Agnis.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya telah berkali-kali menegaskan bahwa rusunawa milik pemerintah kota bukan untuk semua orang, apalagi untuk warga luar kota.

“Antrean calon penghuni rusun sangat panjang. Jadi rusun ini harus diberikan kepada warga Surabaya yang memang berhak dan membutuhkan,” tegas Eri dalam pernyataan resminya.

Bahkan, Eri menginstruksikan Satpol PP dan DPRKPP untuk rutin memantau seluruh rusunawa di Surabaya, memastikan tidak ada lagi penyalahgunaan atau pelanggaran aturan.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah