Tren Wisata Petualangan Mendunia, Tumpak Sewu Siap Saingi Destinasi Kelas Dunia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pariwisata · 19 Sep 2025 17:21 WIB ·

Tren Wisata Petualangan Mendunia, Tumpak Sewu Siap Saingi Destinasi Kelas Dunia


 Tren Wisata Petualangan Mendunia, Tumpak Sewu Siap Saingi Destinasi Kelas Dunia Perbesar

Lumajang, – Ketika wisata petualangan menjadi tren global, Indonesia tak ketinggalan mengangkat pesona alamnya. Air Terjun Tumpak Sewu dan Lavatour Pronojiwo di Lumajang kini dilirik turis mancanegara sebagai destinasi unggulan penuh tantangan dan keindahan alami.

Dalam forum Musyawarah Nasional IATTA (Indonesia Adventure Travel Trade Association) di Jakarta, Asisten Deputi Manajemen Industri Kementerian Pariwisata, Budi Supriyanto, menegaskan wisata petualangan adalah masa depan pariwisata dunia.

“Wisatawan kini tidak hanya ingin melihat, tetapi juga merasakan. Mereka mencari pengalaman autentik yang dekat dengan alam, budaya, dan tantangan,” katanya, Jumat (19/9/25).

Baca juga: Tak Hanya Fisik, Pemkab Lumajang Dukung Pemulihan Mental dan Pendidikan Korban Kecelakaan

Lavatour tidak hanya menyuguhkan daya tarik visual, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi lokal.

Masyarakat setempat terlibat langsung sebagai pemandu wisata, pengelola homestay, penjaja kuliner lokal, hingga pengrajin oleh-oleh khas Pronojiwo. Kehadiran turis turut menghidupkan roda ekonomi desa, sekaligus mempromosikan budaya dan kearifan lokal.

“Dengan gelar Asia’s Leading Adventure Tourism Destination yang diraih Indonesia dalam ajang World Travel Awards 2024, ini saatnya destinasi seperti Tumpak Sewu menunjukkan kelasnya ke dunia,” tegas Budi.

Baca juga: Belum Tuntas Urus Proyek Whoosh, Danantara Kini Dilibatkan dalam Rencana Kereta Cepat ke Surabaya

Salah satu destinasi yang tengah naik daun adalah Air Terjun Tumpak Sewu di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Air terjun megah setinggi sekitar 120 meter ini disebut-sebut sebagai Niagara-nya Indonesia karena bentuknya yang melingkar dan debit air yang deras.

Namun, keindahan Tumpak Sewu bukan hanya soal pemandangan. Wisatawan harus menapaki jalur trekking yang curam dan licin, melewati bebatuan dan aliran sungai untuk sampai ke dasar air terjun. Justru tantangan inilah yang menjadi daya tarik utama bagi pencinta alam dan petualangan.

“Setiap hari ada sekitar 1.000 wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar negeri. Mereka datang bukan sekadar untuk berfoto, tapi benar-benar menikmati petualangan yang memacu adrenalin,” ungkap Gus Khojin, pengelola wisata Tumpak Sewu.

Tak jauh dari Tumpak Sewu, wisatawan juga bisa menjajal Lavatour Pronojiwo-sebuah paket wisata ekstrem menggunakan jip offroad yang menelusuri bekas aliran lahar letusan Gunung Semeru.

Jalur ini menyuguhkan medan berbatu, sungai kering, dan pemandangan dramatis sisa erupsi yang kini menjadi saksi kekuatan alam. Bagi wisatawan asing, pengalaman ini terasa unik karena menyatukan unsur geologi, edukasi, dan adrenalin dalam satu paket wisata.

“Bagi turis asing, ini pengalaman sekali seumur hidup. Mereka bisa menyaksikan jejak erupsi gunung aktif, tapi dalam suasana aman dan penuh petualangan,” kata Chiki, salah satu operator Lavatour.

Dengan keindahan alam yang luar biasa, jalur trekking menantang, dan cerita geologi yang unik, Tumpak Sewu dan Lavatour Pronojiwo dinilai memiliki potensi besar bersaing dengan destinasi adventure tourism kelas dunia seperti Chiang Mai (Thailand), Queenstown (Selandia Baru), atau Patagonia (Argentina).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisata Sungai Glidik Tak Bisa Sembarangan, Izin Gubernur Jadi Kunci

13 Februari 2026 - 10:55 WIB

Kayutangan Heritage Bikin Wisatawan Betah, Okupansi Hotel Malang Stabil di 70 Persen

2 Februari 2026 - 09:10 WIB

DPRD Lumajang Ungkap Kesepakatan Lama Pengelolaan Tumpak Sewu dan Coban Sewu

1 Februari 2026 - 10:07 WIB

Tarik Tiket di Dasar Sungai Bisa Berujung Pidana, Ini Peringatan Pemkab Lumajang

29 Januari 2026 - 16:17 WIB

Langgar Perda Pengelolaan Sungai, Aktivitas Wisata Coban Sewu Terancam Sanksi

29 Januari 2026 - 10:03 WIB

Abaikan Peringatan, Pengelola Coban Sewu Terancam Kehilangan Izin

29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Pariwisata