Wisata Petualangan Dongkrak Ekonomi Lumajang, UMKM Lokal Kebanjiran Berkah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pariwisata · 19 Sep 2025 17:29 WIB ·

Wisata Petualangan Dongkrak Ekonomi Lumajang, UMKM Lokal Kebanjiran Berkah


 Wisata Petualangan Dongkrak Ekonomi Lumajang, UMKM Lokal Kebanjiran Berkah Perbesar

Lumajang, – Bukan hanya soal pemandangan indah, geliat wisata petualangan di Tumpak Sewu dan Lavatour Pronojiwo kini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Semakin ramainya kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, membawa berkah bagi UMKM lokal di wilayah Lumajang, terutama di Kecamatan Pronojiwo.

Seiring meningkatnya popularitas destinasi petualangan seperti Air Terjun Tumpak Sewu yang dijuluki Niagara-nya Indonesia, serta Lavatour Pronojiwo yang menawarkan sensasi offroad menyusuri bekas aliran lahar Gunung Semeru, sektor-sektor pendukung seperti homestay, warung makan, penyewaan alat, dan kerajinan tangan ikut berkembang pesat.

Baca juga: Tren Wisata Petualangan Mendunia, Tumpak Sewu Siap Saingi Destinasi Kelas Dunia

“Dulu warung saya sepi, paling yang mampir cuma warga sekitar. Sekarang, tiap akhir pekan bisa ramai oleh rombongan wisatawan. Bahkan ada yang pesan nasi bungkus dari hotel atau homestay untuk dibawa trekking,” ungkap Bu Sri, pemilik warung makan di sekitar area parkir Tumpak Sewu, Jumat (19/9/25).

Kebutuhan wisatawan akan akomodasi yang nyaman dan terjangkau mendorong masyarakat membuka homestay rumahan. Selain mengakomodasi turis, homestay juga menjadi ajang memperkenalkan budaya dan kehidupan desa kepada tamu asing.

Baca juga: Diguyur Hujan Dua Hari, Jembatan Tua Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Putus

“Sekarang sudah ada belasan homestay di Pronojiwo. Wisatawan mancanegara suka suasananya yang tenang dan otentik. Bahkan mereka belajar masak makanan lokal bersama tuan rumah,” cerita Gus Khojin, pengelola wisata Tumpak Sewu.

Sementara itu, para pemuda desa banyak yang beralih profesi menjadi pengemudi jip wisata (Lavatour). Paket perjalanan offroad ke jalur lahar dingin Semeru kini menjadi salah satu atraksi favorit, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi warga lokal.

Menanggapi hal itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sektor wisata petualangan seperti ini memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak lapisan masyarakat, mulai dari penyedia jasa, pengrajin, hingga pelaku kuliner.

“Wisata petualangan adalah jenis wisata yang paling kuat menggerakkan ekonomi lokal karena wisatawan menghabiskan waktu lebih lama, berinteraksi langsung dengan warga, dan membelanjakan uangnya di tempat,” ujar Budi Supriyanto, Asisten Deputi Manajemen Industri Kemenparekraf.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisata Sungai Glidik Tak Bisa Sembarangan, Izin Gubernur Jadi Kunci

13 Februari 2026 - 10:55 WIB

Kayutangan Heritage Bikin Wisatawan Betah, Okupansi Hotel Malang Stabil di 70 Persen

2 Februari 2026 - 09:10 WIB

DPRD Lumajang Ungkap Kesepakatan Lama Pengelolaan Tumpak Sewu dan Coban Sewu

1 Februari 2026 - 10:07 WIB

Tarik Tiket di Dasar Sungai Bisa Berujung Pidana, Ini Peringatan Pemkab Lumajang

29 Januari 2026 - 16:17 WIB

Langgar Perda Pengelolaan Sungai, Aktivitas Wisata Coban Sewu Terancam Sanksi

29 Januari 2026 - 10:03 WIB

Abaikan Peringatan, Pengelola Coban Sewu Terancam Kehilangan Izin

29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Pariwisata