Pemerintah Siapkan Jembatan Semi Permanen, Harapan Baru untuk Warga Empat Desa Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 20 Sep 2025 15:08 WIB ·

Pemerintah Siapkan Jembatan Semi Permanen, Harapan Baru untuk Warga Empat Desa Lumajang


 Pemerintah Siapkan Jembatan Semi Permanen, Harapan Baru untuk Warga Empat Desa Lumajang Perbesar

Lumajang, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lumajang selama dua hari berturut-turut menyebabkan jembatan penghubung antara Kecamatan Senduro dan Gucialit di Desa Kandangan ambrol ke Sungai Kali Tutur, Jumat (19/9/25) siang.

Kejadian ini mengakibatkan terputusnya akses utama bagi warga dari empat desa, yaitu Kandangan, Wono Cempoko Ayu, Bedayu, dan Bedayu Talang.

Jembatan yang sudah menunjukkan kerusakan sejak Kamis sore itu akhirnya tidak mampu menahan derasnya arus sungai dan ambruk keesokan harinya.

Warga sempat menutup akses untuk kendaraan roda empat, namun masih mengizinkan sepeda motor melintas secara hati-hati hingga kondisi jembatan benar-benar runtuh.

Menyadari pentingnya akses bagi aktivitas harian dan ekonomi warga, masyarakat dari beberapa desa terdampak langsung berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu.

Baca juga: Wisata Petualangan Dongkrak Ekonomi Lumajang, UMKM Lokal Kebanjiran Berkah

Kepala Desa Kandang Tepus, Suryadi, menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong warga.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Warga dari tiga desa – Gandangan, Kandang Tepus, dan Cepok Payu gotong royong membangun jembatan sementara. Ini murni inisiatif masyarakat demi akses yang tetap bisa dilalui, setidaknya oleh roda dua,” kata Suryadi, Sabtu (20/9/25).

Baca juga: Wali Kota Malang Ajak RT/RW Hidupkan Kembali Siskamling

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyatakan pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperkuat jembatan darurat menjadi jembatan semi permanen.

“Saat ini kita prioritaskan penguatan jembatan darurat yang dibangun warga. Pemerintah akan segera mengucurkan dana BTT untuk memperkuat struktur bambu agar lebih aman digunakan kendaraan roda dua,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan pembangunan jembatan permanen tetap harus mengikuti prosedur anggaran yang berlaku. Proses tersebut mencakup tahapan desain teknis, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga proses lelang, mengingat nilai proyek yang diperkirakan mencapai Rp3 miliar hingga Rp3,5 miliar.

“Kalau untuk jembatan permanen tidak bisa pakai BTT, harus dianggarkan secara resmi. Ini butuh proses, dan kita sedang jalankan semuanya dengan cepat. Kami juga berkoordinasi dengan Ibu Gubernur agar bisa mendapat dukungan dari provinsi,” tambahnya.

Sementara proses tersebut berlangsung, warga diminta bersabar. Kendaraan roda empat dapat mengambil jalur alternatif dengan waktu tempuh tambahan sekitar 10–15 menit.

Pemerintah juga berjanji akan memasang penerangan di sekitar jembatan darurat untuk menjamin keamanan warga pada malam hari.

Langkah antisipatif dari warga, diikuti dengan dukungan dari pemerintah, memberikan harapan bahwa dalam situasi darurat sekalipun, solusi tetap dapat ditemukan bersama.

“Yang penting saat ini adalah warga tetap bisa beraktivitas, anak-anak bisa ke sekolah, orang tua ke sawah, dan yang beribadah bisa tetap ke pura,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gunung Semeru Tetap Siaga Level III, Teramati 6 Letusan Hari Ini

20 Februari 2026 - 14:46 WIB

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional